Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Elon Musk Featured Internet Satelit Spesial Starlink

    Elon Musk Makin Ambisius, Ingin Kepung Bumi dengan 100.000 Satelit Starlink - Kompas

    5 min read

     


    KOMPAS.com - Elon Musk tampaknya makin ambisius untuk membanjiri langit dengan satelit Starlink. Bos perusahaan antariksa SpaceX itu belakangan mengorbitkan 29 satelit baru ke orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO).

    Satelit-satelit tersebut diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 dari Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (11/8/2026) pukul 11.58 waktu setempat.

    Baca juga: Rusia Pamer Senjata Perang Elektronik, Bisa Butakan Satelit Starlink

    Ke-29 satelit tersebut akan bergabung dengan ribuan satelit Starlink lainnya yang sudah mengorbit Bumi. Menurut astrofisikawan Jonathan McDowell, saat ini terdapat lebih dari 10.900 satelit Starlink aktif di orbit.

    Dengan jumlah tersebut, Starlink kini menyandang predikat sebagai konstelasi satelit terbesar yang pernah dirakit, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Space.com. Namun, jumlah ini masih akan terus bertambah hingga 100.000 satelit.

    Susul SpaceX, Roket Zhuque-3 China Sukses Mendarat Vertikal untuk Kali Pertama

    Peluncuran 29 satelit Starlink ini juga menjadi bagian besar dari aktivitas SpaceX sepanjang tahun 2026. Dari 93 peluncuran Falcon 9 yang sudah dilakukan, 72 di antaranya digunakan untuk membangun jaringan Starlink.

    SpaceX sendiri memang sudah berkali-kali menggunakan roket Falcon 9 untuk mengirim satelit Starlink ke orbit. Roket booster tahap pertama (first stage) Falcon 9 berkode B1085 itu telah menjalani 18 penerbangan

    Adapun sekitar 8,5 menit setelah lepas landas, tahap pertama Falcon 9 berhasil mendarat di kapal drone milik SpaceX bernama A Shortfall of Gravitas yang berlokasi di Samudra Atlantik.

    Sementara itu, roket tahap atas (upper stage) Falcon 9 melanjutkan perjalanan membawa 29 satelit Starlink menuju LEO. Jika semua berjalan sesuai rencana, ke-29 satelit tersebut akan dilepaskan sekitar 64 menit setelah lepas landas.

    Baca juga: Punya Wajah Mirip Elon Musk, Tukang Barbeku di China Ini Kebanjiran Pembeli

    Sebagai informasi, B1085 tidak hanya digunakan untuk misi Starlink. Booster tersebut sebelumnya pernah membawa misi Crew-9 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan misi Fram 2 yang terbang mengelilingi wilayah kutub Bumi.

    Target 100.000 satelit Starlink

    Meski sudah memiliki lebih dari 10.900 satelit aktif, jumlah tersebut ternyata belum menjadi batas bagi SpaceX. Perusahaan disebut ingin memperbesar konstelasi Starlink hingga 100.000 satelit.

    Untuk mencapai target tersebut, SpaceX akan mengandalkan Starlink V3, generasi satelit yang dengan uplink dan downlink yang lebih besar dibandingkan satelit Starlink sebelumnya, dilansir KompasTekno dari Space.com.

    Dengan target tersebut, jumlah satelit Starlink di orbit nantinya bisa mencapai hampir sepuluh kali lipat dari jumlah satelit aktif saat ini.

    Ambisi SpaceX menempatkan satelit di orbit tidak berhenti di Starlink. Elon Musk juga pernah mengungkapkan ambisinya meluncurkan 1 juta satelit pusat data AI ke orbit Bumi.

    Baca juga: Vietnam Gandeng SpaceX untuk Luncurkan Satelit Perdana

    Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    China Akan Kirim 1.000 Satelit ke Antariksa, Ciptakan "Otak Luar Angkasa"

    Komentar
    Additional JS