Google Pixel 11 Series Resmi Meluncur: RAM 12GB Jadi Standar, Harga Naik, dan Saingan Samsung Makin Berat | Batamnews
Batam, Batamnews - Google akhirnya meluncurkan seri Pixel 11 pekan ini. Ada empat model yang diperkenalkan: Pixel 11 reguler, dua varian Pro (Pro dan Pro XL), serta satu model lipat, Pixel 11 Pro Fold.
Yang absen dari deretan ini adalah versi terjangkau, alias "a-series". Pixel 11a disebut baru akan hadir beberapa bulan lagi.
Salah satu perubahan paling mencolok ada pada sektor RAM dan penyimpanan. Google kini menjadikan 256GB sebagai standar untuk semua model Pixel 11—langkah yang patut diapresiasi. Namun di sisi lain, harga RAM yang melonjak membuat Google menyesuaikan spesifikasi.
Pixel 11 Pro dan Pro XL kini hanya hadir dengan 12GB RAM di varian dasar. Untuk mendapatkan 16GB—yang sebelumnya jadi standar di Pixel 10 Pro—pengguna harus memilih varian 512GB atau 1TB. Sementara Pixel 11 reguler tetap dibekali 12GB RAM, dan model lipat justru mendapat 16GB sejak awal.
Baca juga: Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
Pixel 11 series saat ini sudah bisa dipesan awal dan akan tersedia mulai 20 Agustus. Amazon memberikan bonus tukar tambah selama masa pre-order—nilai tambahan di luar harga lama perangkat. Khusus untuk Pixel 11 Pro XL dan Pixel 11 Pro Fold, ada tambahan bonus €100 jika menukarkan perangkat Pixel lama. Untuk merek lain, tetap ada bonus menarik sebesar €400.
Pixel 11 reguler ditenagai chip Tensor G6 yang sama dengan model Pro. Namun, ia kehilangan fitur HiLight RGB LED—lampu notifikasi yang juga digunakan oleh Gemini AI. Di sektor kamera, sensor utama kini lebih besar: 48MP dengan ukuran 1/1,56 inci, dibandingkan sensor 1/2,0 inci di Pixel 10. Kamera telephoto 5x 10,8MP dan ultra-wide 13MP tetap dipertahankan.
Pengisian daya nirkabel meningkat dari 15W menjadi 25W dengan sistem Pixelsnap magnetik. Namun pengisian kabel masih 30W—tergolong lambat di kelasnya. Kapasitas baterai tidak berubah; Google mengandalkan efisiensi chip G6 untuk memperpanjang daya tahan.
Pixel 11 Pro hadir dengan layar OLED 6,3 inci, sama seperti model reguler, namun lebih tajam (1280p+ vs 1080p+) dan menggunakan panel LTPO. Model XL memiliki layar 6,8 inci (1334p+) dan baterai 5.115mAh—sayangnya kapasitas ini justru 85mAh lebih kecil dibanding Pixel 10 Pro XL.
Pengisian kabel di Pro XL meningkat menjadi 45W, dengan klaim mampu mengisi daya hingga 75% dalam 30 menit (naik dari 70%). Sementara pengisian nirkabel di semua model Pro kini 25W.
Kamera Pro masih mengandalkan sensor 50MP 1/1,3 inci dan ultra-wide 48MP dengan autofokus. Yang berubah adalah kamera telephoto: kini menggunakan sensor 48MP 1/1,95 inci dengan lensa 5x/106mm, menggantikan sensor 1/2,55 inci di generasi sebelumnya. Perubahan ini akan diuji dalam ulasan mendatang.
Model lipat generasi baru ini lebih ramping dan ringan: 10,1mm saat dilipat (5,0mm terbuka) dan bobot 239g. Bandingkan dengan generasi sebelumnya yang 10,8mm dan 258g. Namun pengurangan ketebalan ini berdampak pada baterai, yang kini turun menjadi 4.806mAh—di bawah Z Fold8 Ultra (5.000mAh) dan Pixel 10 Pro Fold (5.015mAh).
Pengisian nirkabel ditingkatkan ke 25W, tapi pengisian kabel masih 30W. Kamera utama foldable ini menggunakan sensor 48MP 1/1,56 inci—sama dengan Pixel 11 reguler—yang sebelumnya dianggap kurang layak untuk model lipat premium.
Jam tangan Pixel Watch 5 menggunakan bodi, layar, dan chipset yang sama dengan pendahulunya (Snapdragon Wear W5 Gen 2). Penyimpanan naik jadi 64GB, sementara RAM tetap 2GB. Peningkatan utama ada pada fitur Gemini Intelligence dan pelacakan kesehatan.
Untuk Pixel Buds Pro 2, hanya ada warna baru Olive dan fitur software seperti Dynamic ANC serta Live Translate. Fitur ini juga akan hadir untuk model lama melalui pembaruan.
Di segmen lipat, Pixel 11 Pro Fold bersaing dengan Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra dari Samsung. Ultra hadir dengan ketebalan 8,9mm, bobot 215g, baterai 5.000mAh, dan pengisian 45W. Kamera utamanya 200MP, jauh di atas spesifikasi Google.
Baca juga: Bukan September! Ini Jadwal Baru Peluncuran iPhone 18 dan iPhone Air 2
Samsung juga menawarkan Galaxy S26 series dengan harga lebih kompetitif. Galaxy S26 Ultra kini mendapat diskon €500, menjadikan harga dasar di bawah €1.000 (Rp20 juta) hanya €50 (Rp 1 juta) lebih mahal dari Pixel 11 Pro XL 12/256GB. Sementara Galaxy S26 reguler dibanderol di bawah €800 (Rp16 juta), sedangkan Pixel 11 Pro di harga €1.200. Bahkan Pixel 11 reguler dibanderol €1.000.
Google membawa sejumlah peningkatan di seri Pixel 11, terutama di sektor penyimpanan, pengisian daya, dan efisiensi chip. Namun keputusan mengurangi kapasitas baterai di model XL dan foldable, serta pembatasan RAM di varian dasar, bisa menjadi catatan penting bagi konsumen.
Dengan harga yang terus merangkak naik, persaingan di pasar flagship kian panas—terutama dari Samsung yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga lebih terjangkau.