Harga iPhone 18 Pro Bisa Naik Rp 5 Jutaan, Ini Biang Keroknya - Kompas
KOMPAS.com - Biaya produksi iPhone 18 Pro dilaporkan jauh lebih mahal dari iPhone 17 Pro.
Menurut proyeksi firma riset pasar TrendForce, persentase kenaikannya lebih dari 38 persen dibanding pendahuluny, atau sekitar Rp 5 jutaan.
Faktor utamanya tak lain yaitu meningkatnya harga memori yang menjadi salah satu komponen utama iPhone.
Secara umum, biaya produksi smartphone baru terbagi menjadi tiga kategori, yaitu komponen, perakitan hingga biaya overhead. Kategori terakhir mencakup berbagai hal, mulai dari penelitian dan pengembangan (R&D) hingga biaya kampanye untuk kebutuhan marketing.
Kia Carens EV Concept Diperkenalkan di GIIAS 2026
Namun laporan TrendForce secara khusus menganalisis biaya komponen atau dikenal sebagai Bill of Materials (BOM).
Baca Juga :
Baca juga: Daftar Harga iPhone di Indonesia Terbaru 10 Agustus 2026
Menurut analisis TrendForce, Apple diperkirakan harus membayar sekitar tiga kali lipat untuk memori yang digunakan pada iPhone 18 Pro dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk iPhone 18 Pro dengan penyimpanan 256 GB, TrendForce memperkirakan kenaikan biaya produksi sebesar 38 persen dibanding iPhone 17 Pro. Praktik ini diyakini akan mendesak Apple meningkatkan harga produk.
Pada tahun lalu, biaya memori berkontribusi 10 persen dari total biaya komponen iPhone. Namun untuk iPhone tahun depan, persentasenya ditaksir lebih dari 40 persen.

Lihat Foto
Baca juga: Bocoran iPhone 18: Varian Pro Dapat Upgrade Besar, Rilis Kapan?
Perubahan ini terbilang signifikan. Sebelumnya, layar menjadi salah satu komponen dengan biaya paling tinggi dalam sebuah iPhone.
Namun, lonjakan harga memori membuat komponen penyimpanan tersebut diperkirakan menjadi salah satu beban biaya terbesar untuk iPhone generasi berikutnya.
Perkiraan harga iPhone 18 Pro
Walau terdesak meningkatkan harga produk, Apple kabarnya akan menanggung sebagian kenaikan biaya komponen, sehingga tidak diteruskan ke konsumen sepenuhnya.
Baca juga: iPhone 18 Kapan Rilis? Ini Bocoran Tanggal dan Harganya
Strategi tersebut dinilai serupa dengan yang diterapkan Apple pada sejumlah model MacBook terbaru. Meskipun harga MacBook mengalami kenaikan, kenaikan tersebut disebut tidak sepenuhnya mencerminkan peningkatan biaya produksi yang ditanggung perusahaan.
TrendForce menilai Apple kemungkinan akan mengorbankan sebagian margin keuntungan untuk menjaga agar kenaikan harga iPhone 18 tetap terkendali.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan minat konsumen sekaligus menjaga volume penjualan.
Baca juga: Demam Dracin Bikin Warga China Rela "Jual" Wajah Sendiri
Menurut The Wall Street Journal dan analis GF Securities, Jeff Pu, harga awal iPhone 18 Pro dapat mencapai 1.399 dollar AS atau sekitar Rp 24,9 juta.
Jika terealisasi, angka tersebut berarti kenaikan sekitar 300 dollar AS (sekitar Rp 5,3 juta) dibandingkan harga awal generasi sebelumnya, dihimpun KompasTekno dari 9to5mac, Selasa (11/8/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Wuling Aira EV | Impresi Singkat EV Ringkas Wuling | FIRST DRIVE