HP Sudah Touchscreen, tapi 4 Smartphone Ini Masih Pakai Keyboard Fisik QWERTY - Kompas
KOMPAS.com - Layar sentuh atau touchscreen kini menjadi fitur standar pada hampir semua smartphone.
Sebagian besar ponsel modern bahkan sudah meninggalkan tombol fisik dan mengandalkan layar sebagai media utama untuk berinteraksi.
Meski demikian, keyboard fisik belum sepenuhnya ditinggalkan. Pada 2026, masih ada sejumlah produsen yang menghadirkan smartphone Android dengan keyboard QWERTY fisik.
Kehadiran keyboard tersebut bukan sekadar membawa kembali desain ponsel era BlackBerry. Sejumlah perangkat sudah menjalankan sistem operasi Android versi terbaru dan dibekali fitur modern.
Kronologi BYD Seal Terbakar di Tol Cikampek, Sempat Ada Dentuman
Berikut empat smartphone Android dengan keyboard QWERTY fisik yang masih tersedia pada 2026, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BGR.
Baca Juga :
1. Unihertz Titan 2 Elite

Lihat Foto
Unihertz Titan 2 Elite merupakan salah satu smartphone Android yang mengusung keyboard QWERTY fisik. Desainnya sekilas menyerupai ponsel BlackBerry, tetapi spesifikasinya dibuat lebih modern.
Keyboard pada ponsel ini tidak hanya digunakan untuk mengetik. Setiap tombol juga dapat diprogram sebagai pintasan untuk membuka aplikasi tertentu.
Keyboard tersebut juga mendukung kontrol sentuh sehingga dapat digunakan seperti touchpad untuk menggulir halaman maupun menggerakkan kursor.
Unihertz Titan 2 Elite menjalankan Android 16 dan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400. Perangkat ini memiliki RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 4,03 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Unihertz Titan 2 Elite dibanderol 399 dollar AS atau sekitar Rp 7,2 juta.
Baca juga: Keyboard Coding Codex Micro Resmi, Hardware Perdana dari OpenAI
2. Clicks Communicator

Lihat Foto
Clicks Communicator merupakan smartphone pertama yang dibuat Clicks, perusahaan yang sebelumnya dikenal melalui aksesori keyboard untuk iPhone.
Smartphone ini mengusung keyboard QWERTY fisik dengan desain yang mengingatkan pada ponsel BlackBerry. Keyboard-nya juga mendukung kontrol sentuh sehingga dapat digunakan sebagai touchpad.
Clicks menempatkan sensor sidik jari pada tombol spasi. Sementara itu, tombol di bagian samping perangkat dapat diprogram untuk merekam suara.
Dari sisi spesifikasi, Clicks Communicator dibekali layar AMOLED 4,03 inci dan chipset Snapdragon 8s Gen 4.
Perangkat tersebut memiliki RAM 12 GB, penyimpanan 256 GB, baterai silikon-karbon 4.000 mAh, serta kamera utama 50 megapiksel.
Clicks Communicator dijual mulai 699 dollar AS atau sekitar Rp 12,6 juta.
3. Minimal Phone

Lihat Foto
Minimal Phone menawarkan konsep yang berbeda. Alih-alih menggunakan layar AMOLED seperti dua perangkat sebelumnya, ponsel ini memadukan keyboard fisik dengan layar E-Ink berukuran 4,3 inci.
Kombinasi tersebut membuat Minimal Phone lebih ditujukan untuk aktivitas seperti membaca dan mengetik dibandingkan konsumsi konten hiburan.
Perangkat ini memang dirancang sebagai ponsel yang mendukung konsep digital detox atau mengurangi penggunaan perangkat digital secara berlebihan.
Meski demikian, Minimal Phone tetap membawa sejumlah fitur modern, seperti NFC, GPS, Android Auto, Bluetooth, sensor sidik jari, hingga pengisian daya nirkabel.
Keyboard fisiknya juga mendukung fitur autocomplete untuk membantu melengkapi kata secara otomatis. Pengguna juga dapat mengatur pintasan keyboard sesuai kebutuhan.
Minimal Phone tersedia dalam pilihan RAM 6 GB atau 8 GB dengan penyimpanan 128 GB atau 256 GB.
Harganya dibanderol mulai 399 dollar AS atau sekitar Rp 7,2 juta.
4. Ikko MindOne Pro

Lihat Foto
Ikko MindOne Pro juga menawarkan smartphone Android dengan keyboard fisik. Namun, berbeda dari tiga perangkat sebelumnya, keyboard pada perangkat ini tidak menyatu dengan bodi.
Keyboard Ikko MindOne Pro hadir dalam bentuk snap-in case yang dapat dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan.
Baca juga: 5 Tablet di Indonesia yang Dijual dengan Keyboard Sekaligus
Perangkat ini juga memiliki fitur unik karena menjalankan dua sistem operasi, yaitu Android 15 dan Ikko AI OS.
Pengguna dapat berpindah dari satu sistem operasi ke sistem operasi lainnya melalui tombol AI Key yang tersedia di bagian atas perangkat.
Untuk fotografi, Ikko MindOne Pro menggunakan kamera Sony 50 megapiksel yang dapat diputar hingga 180 derajat.
Dengan mekanisme tersebut, kamera yang sama dapat digunakan untuk mengambil foto biasa maupun swafoto.
Ikko MindOne Pro dibanderol 429 dollar AS atau sekitar Rp 7,7 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang