Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gadget MacBook Air Spesial

    Siap-siap, MacBook Air Mulai Langka di Pasaran - Kompas

    4 min read

     


    KOMPAS.com - Stok MacBook Air di sejumlah toko offline dan online Apple dilaporkan mulai menipis.

    Kondisi ini bukan disebabkan oleh tingginya permintaan, melainkan karena krisis chip memori global.

    Menurut laporan yang ditulis jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, kelangkaan tersebut dipicu oleh melonjaknya kebutuhan chip memori dari perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan (AI).

    Sebelumnya, krisis memori ini lebih dulu memengaruhi perangkat komputer Apple, seperti Mac Mini dan Mac Studio. Namun kini, dampaknya mulai dirasakan pada MacBook Air, yang merupakan salah satu laptop terlaris Apple.

    Nadiem Yakin Menang Banding: Kerugian Negara Tidak Nyata, Hakim Independen

    Sumber anonim yang dikutip Gurman dalam laporan tersebut mengatakan, saat ini pasokan MacBook Air menjadi lebih terbatas dibanding periode-periode sebelumnya. 

    Baca juga: Punya MacBook Pro 2015? Cek, Model Ini Dilarang Dibawa ke Pesawat

    Pembelian di toko online resmi, misalnya, kini harus menunggu hingga paruh kedua Agustus 2026.

    Untuk beberapa konfigurasi tertentu, estimasi pengirimannya bahkan mundur hingga awal September. 

    Indikasi menipisnya stok Macbook Air juga terlihat dari materi promosi back-to-school terbaru Apple.

    Untuk pertama kalinya, perusahaan mencatumkan keterangan "MacBook Air subject to availability", yang berarti perangkat tersebut tersedia hanya selama stok masih ada. 

    Selain itu, laporan Gurman menyebut bahwa Apple kini jadi lebih banyak menampilkan MacBook Pro versi daftar dalam materi promosi mereka, alih-alih MacBook Air seperti biasanya.

    Apple cari pemasok baru

    Menurut Gurman, Apple telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak krisis chip memori global. Salah satunya adalah mencari pemasok chip memori baru.

    Perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS) itu disebut akan menggunakan chip memori dari pemasok asal China untuk perangkat yang dipasarkan di negara tersebut.

    Baca juga: Ada MacBook Raksasa di Atap Apple Store Ini

    Selain itu, perusahaan juga telah menaikkan harga sejumlah produknya dalam beberapa bulan. Beberapa perangkat seperti iPhone, iPad, dan Mac terpantau mengalami kenaikan harga hingga ratusan dollar AS. 

    Sebelumnya, CEO Apple, Tim Cook menggambarkan kelangkaan chip memori global ini sebagai "banjir yang terjadi sekali dalam ratusan tahun" bagi industri teknologi.

    Cook mengaku, krisisnya chip memori ini merupakan situasi yang belum pernah ia temui selama lebih dari 40 tahun berkarier di bidang tersebut sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Prabowo Dihadapkan pada Deretan Putusan MK, Apa Saja?

    Komentar
    Additional JS