Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AI Apple Berita Featured Kecerdasan Buatan Spesial Universitas Ciputra

    Apple dan Universitas Ciputra Siapkan Talenta AI/ML di Jawa Timur - Jatim Newsroom

    2 min read

     

    Jatim Newsroom - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dan machine learning melalui kolaborasi Apple dan Universitas Ciputra Surabaya.

    Upaya tersebut ditandai saat Open Day Apple Developer Institute for AI/ML di Universitas Ciputra Surabaya, Rabu (16/9/2026). Program ini merupakan pengembangan dari Apple Developer Academy yang diarahkan untuk mencetak talenta digital dengan kompetensi pengembangan teknologi sekaligus mampu menjawab kebutuhan industri.

    Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melalui video tayangan, mengapresiasi peluncuran Apple Developer Institute for AI/ML. Menurutnya, perkembangan AI dan machine learning harus diiringi kesiapan talenta yang mampu menciptakan dan mengembangkan teknologi. “Kita tentunya tidak ingin menjadi negara yang hanya mengonsumsi aplikasi-aplikasi berbasis AI dan machine learning, kita ingin menjadi produsen. Dan apa yang dikembangkan oleh Apple ini tentunya sangat kita apresiasi,” ujar Emil.

    Emil menyampaikan, Jawa Timur memiliki potensi talent pool yang kompeten untuk mempelajari dan mengembangkan AI/ML. Potensi tersebut didukung tingginya penetrasi internet dan penggunaan gadget, serta perkembangan infrastruktur digital di Jawa Timur.

    Sementara itu, Direktur Apple Developer Academy dan Institute Surabaya Prof. Trianggoro Wiradinata menjelaskan, Apple Developer Institute for AI/ML merupakan program spesialis yang dikembangkan dari Apple Developer Academy.

    Program tersebut berlangsung selama satu hingga dua tahun. Peserta memiliki kesempatan melanjutkan ke tahun kedua berdasarkan kinerja dan kesiapan mengikuti proyek lanjutan. “AI ini sudah banyak dipakai. Namun, pada level perusahaan sebagian besar masih berada pada tahap eksperimen ataupun pilot. Oleh karena itu, kesiapan SDM ini yang menjadi kuncinya,” kata Trianggoro.

    Ia menjelaskan, tahun pertama program terdiri atas empat siklus challenge. Tahap awal berupa pengenalan AI dan machine learning menggunakan data publik, dilanjutkan pengembangan real project bersama fakultas, eksplorasi teknologi terbaru Apple, serta proyek berbasis kebutuhan industri.

    Pada tahun kedua, peserta diarahkan mengerjakan proyek industri dalam skala yang lebih besar. Program tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan solusi AI di berbagai bidang.

    Sejumlah proyek yang diperkenalkan antara lain pemanfaatan AI untuk analisis citra dental X-ray, prediksi visual pollution melalui foto tingkat jalan, serta AI-Mores yang memanfaatkan satellite image, drone, dan perangkat di darat untuk memprediksi kebutuhan reforestasi.

    Direktur Board of Executive Ciputra Education sekaligus Rektor Universitas Ciputra Prof. Denny Bernardus mengatakan, AI/ML Institute menjadi salah satu inisiatif strategis Universitas Ciputra dalam mempersiapkan lulusan agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

    Peserta tidak hanya dibekali technical skills, tetapi juga methodology dan consulting skills melalui pengerjaan proyek serta penyelesaian persoalan nyata. “Ketika mereka menyelesaikan program ini, harapan kami adalah mereka tidak lagi dipandang hanya sebagai fresh graduate, tetapi sebagai experienced, yang profesional, yang telah terbiasa bekerja, berkolaborasi, dan menyelesaikan real-world problem,” ujar Denny.

    Melalui kolaborasi Apple, Universitas Ciputra, pemerintah, dan dunia industri, Apple Developer Institute for AI/ML diharapkan memperkuat ekosistem pengembangan talenta digital di Jawa Timur. Program ini juga membuka ruang kolaborasi untuk menghasilkan solusi AI yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. (qna/nyo/hjr)

    Komentar
    Additional JS