Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Spesial

    Bukan Sekadar Canggih! 10 Teknologi Perangkat Rumah Tangga Ini Justru Berguna untuk Usia 40 Tahun ke Atas - Viva

    6 min read

     

    Ilustrasi robot ART di China

    VIVA Teknologi perangkat rumah tangga kini tidak lagi sebatas menawarkan fitur canggih atau kemampuan terhubung ke internet. Bagi pengguna usia 40 tahun ke atas, sejumlah perangkat justru dapat memberikan manfaat yang lebih praktis, mulai dari menghemat tenaga, meningkatkan keamanan rumah, hingga membantu aktivitas sehari-hari.

    Baca Juga

    Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya penggunaan teknologi di kalangan orang dewasa yang lebih tua. Berdasarkan riset AARP terhadap orang berusia 50 tahun ke atas, teknologi rumah pintar semakin banyak digunakan untuk keamanan, utilitas, perangkat rumah tangga, dan pencahayaan. 

    Bahkan, National Institute on Aging (NIA) di bawah National Institutes of Health telah mendukung penelitian mengenai sensor dan perangkat di dalam rumah yang dapat membantu pemantauan keselamatan, mobilitas, serta aktivitas penghuni. 

    Baca Juga

    Lantas, perangkat rumah tangga apa saja yang mulai terasa manfaatnya setelah memasuki usia 40 tahun? Berikut VIVA telah merangkumnya Jum'at, 18 September 2026.

    1. Robot Vacuum

    Baca Juga

    Robot vacuum dapat membantu membersihkan lantai secara otomatis berdasarkan jadwal yang ditentukan. Perangkat ini berguna bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering membungkuk, mengangkat vacuum konvensional, atau melakukan pekerjaan rumah yang berulang.

    Beberapa model juga dapat dipantau melalui aplikasi dan bekerja secara otomatis ketika penghuni sedang beraktivitas di ruangan lain.

    2. Mesin Cuci Pintar

    Mesin cuci dengan konektivitas Wi-Fi memungkinkan pengguna mengatur siklus pencucian, menerima notifikasi, atau memantau proses melalui smartphone.

    Fitur otomatis seperti sensor beban dan pemilihan program juga dapat mengurangi kebutuhan untuk menentukan pengaturan secara manual setiap kali mencuci.

    3. Kulkas Pintar

    Kulkas pintar menawarkan berbagai fitur seperti pengaturan suhu digital, notifikasi ketika pintu terlalu lama terbuka, hingga pemantauan kondisi tertentu melalui aplikasi.

    Bagi keluarga yang ingin lebih teratur mengelola bahan makanan, fitur semacam ini dapat membantu mengurangi aktivitas pemeriksaan secara manual.

    4. Kompor dengan Fitur Keamanan Otomatis

    Kompor modern mulai dilengkapi berbagai sistem pengaman, termasuk pemutus otomatis pada kondisi tertentu. Teknologi seperti sensor juga dapat menjadi bagian dari sistem rumah pintar yang memantau apakah kompor masih menyala.

    AARP mencatat bahwa teknologi rumah pintar dapat digunakan untuk membantu memantau keamanan rumah, termasuk sensor yang mendeteksi ketika kompor masih menyala. 

    5. Smart Thermostat atau Pengatur Suhu Pintar

    Smart thermostat memungkinkan suhu ruangan dipantau dan dikendalikan melalui aplikasi atau sistem otomatis.

    Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) menjelaskan bahwa connected thermostat memungkinkan pemilik rumah memantau dan mengontrol thermostat melalui web atau perangkat seluler. Sistem pengelolaan energi rumah juga dapat membantu mengatur penggunaan perangkat untuk menghemat energi. 

    6. Lampu Pintar

    Lampu pintar dapat dinyalakan, dimatikan, atau dijadwalkan secara otomatis. Pengguna bahkan dapat mengontrolnya melalui suara pada ekosistem tertentu.

    Fitur ini menjadi semakin praktis ketika digunakan untuk penerangan malam hari atau area rumah yang tidak mudah dijangkau.

    7. Smart Doorbell

    Bel pintu pintar yang dilengkapi kamera memungkinkan penghuni melihat siapa yang berada di depan rumah melalui smartphone.

    Teknologi semacam ini juga dapat memberikan notifikasi ketika mendeteksi aktivitas tertentu. AARP memasukkan kamera pintu dan perangkat keamanan rumah sebagai salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk mendukung kemandirian penghuni rumah. 

    8. Sensor Gerak dan Sensor Keamanan

    Sensor gerak dapat digunakan untuk mendeteksi aktivitas di area tertentu, sementara sensor lain dapat membantu memantau kondisi rumah.

    NIA menyebut teknologi sensor di dalam rumah sebagai salah satu bidang yang diteliti untuk memantau berbagai aspek seperti fungsi fisik, keselamatan rumah, dan kualitas hidup. 

    9. Smart Plug

    Smart plug memungkinkan perangkat listrik tertentu dikontrol melalui aplikasi atau jadwal otomatis. Pengguna dapat mengatur kapan perangkat menyala atau mati tanpa harus selalu mencabut steker secara manual.

    DOE juga menjelaskan bahwa sistem pengelolaan energi rumah dapat digunakan untuk mengontrol perangkat dari jarak jauh sekaligus membantu mengidentifikasi peluang penghematan energi. 

    10. Oven atau Microwave dengan Kontrol Digital

    Peralatan memasak dengan kontrol digital dan program otomatis dapat membantu mengurangi kebutuhan mengatur waktu dan suhu secara manual.

    Bagi pengguna yang menginginkan rutinitas memasak lebih sederhana, fitur preset dan timer otomatis bisa menjadi lebih berguna dibanding sekadar mengejar spesifikasi tinggi.

    Memasuki usia 40 tahun ke atas, pertimbangan membeli perangkat rumah tangga sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah fitur. Kemudahan penggunaan, keamanan, konsumsi energi, dan kemampuan perangkat mengurangi pekerjaan berulang juga perlu diperhatikan.

    AARP menemukan bahwa kemudahan penggunaan dan proses pengaturan masih menjadi salah satu hambatan adopsi teknologi bagi kelompok usia lebih tua. 

    Ilustrasi Water Purifier

    Teknologi RO dan UV Bikin Pemurnian Air Makin Praktis, Ini Cara Kerjanya

    Teknologi pemurnian air kini semakin mudah ditemukan dalam perangkat rumah tangga. Dua teknologi yang cukup banyak digunakan adalah RO dan UV untuk permunian air.

    img_title

    VIVA.co.id

    18 September 2026

    Komentar
    Additional JS