Canva Luncurkan 100 Fitur Baru, Indonesia Jadi Pasar Terbesar Ketiga di Dunia | beritajatim

Surabaya (beritajatim.com) – Canva semakin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai platform komunikasi visual, tetapi juga sebagai rangkaian aplikasi produktivitas yang digunakan untuk berbagai kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Platform yang digunakan ratusan juta orang di dunia ini mencatat lebih dari 100 juta pengguna Presentasi Canva setiap bulan, sementara penggunaan Canva Docs meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam tiga tahun terakhir.
Sepanjang 2026, Canva telah menghadirkan lebih dari 100 peluncuran fitur baru di berbagai bagian Rangkaian Aplikasi Visual, mulai dari Doc, Presentasi, Sheet, Papan Tulis hingga Video. Setiap bulan, lebih dari satu miliar desain dibuat di Canva seiring semakin banyak pengguna memanfaatkan platform tersebut untuk membuat dokumen dan presentasi, merencanakan proyek, mengolah data hingga berkolaborasi.
“Ketika kami meluncurkan Rangkaian Aplikasi Visual, kami menanam benih untuk menghadirkan cara bekerja yang sangat berbeda. Beberapa tahun kemudian, benih tersebut telah tumbuh menjadi hutan yang begitu luas. Kami sangat bangga melihat Canva berkembang menjadi salah satu rangkaian aplikasi produktivitas yang paling banyak digunakan di dunia, seiring semakin banyak orang menggunakan Canva untuk berbagai kebutuhan pekerjaan sehari-hari mereka,” ujar Cameron Adams, Co-Founder and Chief Product Officer Canva.
Menurutnya, peluncuran terbaru tersebut sekaligus menjadi pembaruan fitur Canva ke-100 sepanjang tahun ini. Kecepatan pengembangan tersebut berarti hampir setiap dua hari terdapat pembaruan baru pada Rangkaian Aplikasi Visual.
Canva juga mencatat pertumbuhan penggunaan melalui perangkat seluler. Lebih dari separuh Presentasi Canva yang dibuat di Asia Tenggara dimulai melalui perangkat mobile. Di Indonesia, proporsinya bahkan mencapai hampir dua dari tiga presentasi, sedangkan di Filipina mencapai tiga dari lima presentasi.
Secara keseluruhan, lebih dari separuh pengguna Rangkaian Aplikasi Visual bekerja melalui perangkat seluler. Penggunaan Situs Web Canva melalui perangkat mobile juga menjadi salah satu kanal dengan pertumbuhan paling cepat.
Indonesia sendiri merupakan pasar terbesar ketiga Canva secara global. Lebih dari 75 persen pengguna aktif bulanan Rangkaian Aplikasi Visual di Indonesia mengakses Canva melalui perangkat seluler.
Indonesia juga masuk dalam tiga besar pasar Canva secara global untuk sejumlah jenis desain utama, termasuk Doc, Presentasi, Sheet, Situs Web dan Papan Tulis. Hal tersebut menunjukkan semakin beragamnya pemanfaatan Canva oleh masyarakat Indonesia untuk merencanakan, membuat, dan berkolaborasi.
Sejak awal 2026, Canva menghadirkan pembaruan Rangkaian Aplikasi Visual hampir setiap dua hari. Pengembangan tersebut mencakup analitik dan visualisasi data, dokumen visual dinamis, presentasi yang lebih cerdas, papan tulis kolaboratif hingga kemampuan pembuatan video yang semakin canggih.
Canva Doc yang diluncurkan hampir empat tahun lalu kini menjadi jenis desain terpopuler ketiga di platform tersebut. Hampir 1.000 dokumen dibuat setiap menit. Sementara Presentasi Canva menjadi jenis desain dengan pertumbuhan paling cepat, dengan hampir 3.000 presentasi dibuat setiap menit.
Penggunaan Canva di kalangan perusahaan juga terus meningkat. Lebih dari 98 persen perusahaan Fortune 500 kini menggunakan Canva untuk kebutuhan pekerjaan mereka. Adopsi Canva di lingkungan perusahaan juga meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Canva telah menjadi sumber acuan utama secara global untuk sistem desain mandiri kami. Dengan hadir di alur kerja yang sudah biasa digunakan para pengguna, kami memberdayakan ratusan pemasar untuk membuat berbagai materi, mulai dari ePublication dan iklan media sosial hingga promosi acara,” kata Corey Pomkoski, Senior Director, Brand & Creative Operations at Docusign.
Menurutnya, penggunaan Canva memungkinkan tim desain Docusign lebih fokus membangun dan mengembangkan sistem desain dibandingkan harus merancang setiap detail visual secara manual.
Canva juga melihat perubahan cara perusahaan mengelola pekerjaan. Jika sebelumnya papan tulis, dokumen, spreadsheet dan presentasi kerap digunakan sebagai file terpisah, kini kebutuhan terhadap satu platform yang mampu menangani seluruh proses proyek semakin besar.
Melalui Rangkaian Aplikasi Visual, Canva menyatukan berbagai tahapan pekerjaan dalam satu ekosistem. Sebuah ide dapat dimulai melalui Papan Tulis, dikembangkan menjadi brief di Doc, diperkaya dengan data dari Sheet, kemudian diolah menjadi Presentasi tanpa harus berpindah platform.
Seluruh proses tersebut menggunakan antarmuka yang sederhana, mendukung kolaborasi secara real-time serta menyatukan konten, data dan identitas merek.
Lebih dari seperempat miliar desain multi-format telah dibuat sejak format baru Canva diluncurkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan perubahan pola penggunaan Canva, dari sekadar membuat desain menjadi platform untuk merencanakan, mengatur, mengukur hingga menyelesaikan pekerjaan.
Dalam pembaruan terbarunya, Canva Doc kini dikembangkan sebagai solusi yang lebih lengkap untuk berbagai kebutuhan, mulai dari brief, laporan hingga proposal. Fitur baru mencakup tata letak visual yang lebih kaya, kontrol pemformatan profesional serta desain full-page yang memungkinkan pengguna membuat dokumen dengan visual yang memenuhi seluruh halaman.
Pemisah halaman otomatis dan berbagai gaya baru juga membuat working doc lebih rapi dan siap digunakan untuk kebutuhan presentasi.
Canva Sheet mendapatkan sejumlah fitur baru untuk membantu pengguna mengelola proyek dan mengubah data menjadi visualisasi yang lebih menarik. Selain opsi pemformatan dan penyesuaian lembar kerja, kemampuan AI terbaru dapat menganalisis data kemudian mengubahnya menjadi grafik dan tabel yang siap digunakan dalam Presentasi maupun Doc.
Fitur filter publik, penyembunyian kolom dan pengelompokan baris juga memberikan kontrol lebih besar terhadap informasi yang dibagikan kepada anggota tim.
Sementara itu, Papan Tulis Canva diperbarui agar proses perencanaan dan brainstorming kolaboratif menjadi lebih cepat dan interaktif. Navigasi yang lebih praktis serta kemudahan menempelkan konten melalui perangkat seluler membantu pengguna menjelajahi Infinite Canvas.
Fitur Follow Collaborators memungkinkan anggota tim langsung berpindah ke bagian yang sedang dikerjakan rekan mereka. Reaksi dengan satu klik juga memudahkan pemberian umpan balik dan pengambilan keputusan secara real-time.
Ketika ide sudah siap dikembangkan, Papan Tulis dapat diubah menjadi Presentasi atau Doc hanya dengan satu klik.
Untuk Presentasi, Canva menghadirkan sejumlah fitur yang membantu pengguna sejak tahap persiapan hingga penyampaian materi. Di antaranya perkiraan waktu presentasi untuk membantu mengatur durasi, fitur presentasi satu klik, serta catatan presenter otomatis yang mengubah presentasi menjadi poin-poin pembicaraan.
Canva juga meningkatkan kemampuan Situs Web. Hampir satu juta situs web kini dipublikasikan melalui Canva setiap bulan. Navigasi baru memungkinkan pengguna membuat situs dengan struktur lebih lengkap hingga 20 bagian.
Fitur SEO, kontrol domain dan berbagai tombol baru memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna dan tim dalam mengelola situs. Canva Kode juga terus dikembangkan, dengan lebih dari enam juta situs web telah dibuat menggunakan teknologi tersebut.
Seluruh fitur terbaru Rangkaian Aplikasi Visual kini tersedia bagi pengguna Canva di seluruh dunia. [but]