Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Android Aplikasi Berita Featured Gadget Smartphone Spesial WhatsApp

    Jutaan HP Android Hang Gara-gara Stiker “Selamat Pagi” di WhatsApp - Kompas

    9 min read

     


    KOMPAS.com - Tahukah kalian bahwa ucapan "selamat pagi" pernah membuat jutaan ponsel Android di India hang setiap hari?

    Ceritanya bergulir pada awal 2018. Warga India punya kebiasaan mengirim ucapan selamat pagi ke seluruh kontak WhatsApp mereka begitu bangun tidur.

    Ucapan itu jarang berupa teks polos. Isinya foto bunga, video pendek, atau gambar bergerak (GIF) yang dibubuhi kalimat puitis.

    Baca juga: iPhone dan HP Android Akhirnya Akur, Bisa "SMS-an" Gratis

    Masalahnya, file semacam itu langsung tersimpan ke memori penerima tanpa perlu dibuka. WhatsApp mengunduh media secara otomatis sebagai pengaturan bawaan.

    Daihatsu Mau Gandeng Perodua Garap Mobil Listrik Murah

    Ponsel Android murah yang saat itu banyak beredar di India cuma berbekal memori kecil. Tiap pagi, memori tersebut terisi penuh kiriman dari puluhan kontak dan grup.

    Survei Western Digital pada 2016 menemukan satu dari tiga perangkat Android di India kehabisan memori setiap hari. Di Amerika Serikat, angkanya hanya satu dari sepuluh perangkat.

    Baca juga: Perusahaan Bimbel Online Bangkrut gara-gara ChatGPT

    Google sempat kebingungan mencari penyebab banyaknya ponsel Android yang hang di India. Setelah ditelusuri, biang keroknya adalah gambar-gambar selamat pagi tadi.

    Google merespons dengan meluncurkan aplikasi pembersih memori bernama Files Go di New Delhi pada Desember 2017. Aplikasi itu memakai machine learning untuk memburu file tak terpakai, termasuk tumpukan gambar selamat pagi.

    Nama Files Go kini sudah tidak ada. Google mengubahnya menjadi Files by Google pada November 2018.

    Baca juga: Threads Sesumbar Dapat 1 Juta Pengguna Baru Tiap Hari

    Alasannya, aplikasi tersebut ternyata dipakai orang di berbagai negara. Peminatnya bukan cuma pemilik ponsel kelas bawah dengan koneksi seadanya.

    Popularitasnya justru meledak setelah itu. Files by Google menembus 1 miliar unduhan di Play Store pada Maret 2021.

    Empat tahun berselang, angkanya berlipat lima. Aplikasi ini melewati 5 miliar unduhan pada Januari 2025, menjadikannya aplikasi ke-20 buatan Google yang mencapai titik tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari 9to5Google.

    Baca juga: Tren Baru Pasar Smartphone, HP Bekas Mulai Menyalip HP Baru

    Demam selamat pagi belum reda

    Kebiasaan kirim selamat pagi di India tidak ikut pensiun bersama nama Files Go. Delapan tahun berlalu, kebiasaan itu masih hidup dan malah menjadi lahan bisnis.

    Canva, platform desain asal Australia, menjadikan konten ucapan selamat pagi sebagai salah satu materi lokalisasi utamanya untuk pasar India.

    Country Manager Canva India, Chandrika Deb, menyebut ucapan selamat pagi dan ucapan hari raya sebagai contoh konten yang paling banyak dicari pengguna di sana. Canva menyediakan variasi kontennya secara khusus.

    Baca juga: Fakta Menarik Sejarah Gmail yang Jarang Diketahui

    India kini pasar terbesar keempat bagi Canva. Pengguna di negara itu sudah membuat sekitar 2,8 miliar desain, dengan 2,5 juta desain baru lahir setiap hari, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Forbes India.

    Basis penggunanya juga jauh membengkak. Pada 2018, WhatsApp mencatat sekitar 200 juta akun aktif di India.

    Meta menyebut angkanya kini melampaui 500 juta pengguna aktif bulanan. Lembaga riset DataReportal memperkirakan jumlahnya menyentuh 535,8 juta pada awal 2025, terbesar di dunia untuk satu negara.

    Salah satu pengirim ucapan selamat pagi paling terkenal di India adalah Perdana Menteri Narendra Modi. Pada 2017, ia sempat diberitakan menegur para koleganya yang tidak membalas ucapan tersebut.

    Baca juga: Siap-siap, HP Murah Terancam Makin Terbatas

    Kini jauh lebih lega

    Yang berubah paling drastis adalah kapasitas memori perangkatnya.

    Menurut riset Cyber Media Research (CMR), ponsel bermemori 128 GB sudah menjadi standar bawaan di India. Pangsanya bergerak dari 47 persen pada kuartal pertama 2023 (Q1 2023) ke 54 persen pada Q1 2026.

    Dorongan terbesar datang dari segmen harga 10.000-20.000 rupee, atau sekitar Rp 1,9 juta-Rp 3,8 juta (kurs Rp 190).

    Baca juga: Sejarah Anker, Produsen Aksesori Gadget Bikinan Mantan Karyawan Google

    Ponsel 256 GB naik lebih tajam lagi. Pangsanya melonjak dari 7 persen pada Q1 2023 menjadi 28 persen pada Q1 2026.

    Sebaliknya, ponsel bermemori kecil ditinggalkan pembeli. Pangsa ponsel 64 GB susut dari 26 persen ke 12 persen pada periode yang sama.

    Ponsel 32 GB bahkan praktis lenyap dari pasar India setelah 2024. CMR menyebut penyebabnya adalah sistem operasi Android yang kian besar, adopsi game, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta konsumsi video 5G.

    Baca juga: 3 Fitur Baru WhatsApp agar Akun Tak Mudah Dibajak dan Terhindar dari Penipuan

    WhatsApp kini punya rem sendiri

    WhatsApp juga tidak lagi membiarkan penggunanya kewalahan sendirian.

    Pada November 2020, WhatsApp merombak menu Manage Storage. Fitur ini mengelompokkan file berukuran besar dan media yang sering diteruskan, lalu mengurutkannya dari yang paling gemuk.

    Pengguna bisa melihat pratinjau tiap file sebelum menghapusnya secara massal. Menunya berada di Settings > Storage and data > Manage storage.

    Baca juga: Begini Rutinitas Tak Biasa Jeff Bezos yang Bikin Otak Cemerlang

    Pengunduhan otomatis pun bisa dimatikan lewat menu yang sama. Foto dan video baru akan turun ke memori jika penerimanya benar-benar mengetuk file itu.

    Ada satu perkembangan yang bergerak ke arah sebaliknya.

    Sejak 2023, WhatsApp menyediakan opsi mengirim foto dan video dalam kualitas HD. Setahun kemudian, opsi itu bisa dijadikan pengaturan bawaan lewat menu Media upload quality.

    Baca juga: Saat AI Bikin Bangkrut Bimbel Online Berusia 20 Tahun…

    Menu serupa tersedia untuk download. Pengguna bisa memilih agar media yang masuk otomatis di-download dalam kualitas HD.

    WhatsApp mengingatkan bahwa file HD berukuran jauh lebih besar ketimbang file kualitas standar. Konsumsi kuota dan ruang penyimpanannya ikut naik.

    Artinya, satu kiriman selamat pagi hari ini bisa berbobot beberapa kali lipat dibanding versi 2018. Bedanya, memori ponsel penerimanya sekarang juga sudah jauh lebih lapang.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Komentar
    Additional JS