Kenali Evolusi Prosesor HP: dari Edit Foto Otomatis hingga AI Generatif - Viva

VIVA – Perkembangan prosesor smartphone dalam beberapa tahun terakhir tidak lagi hanya berbicara soal kecepatan CPU atau kemampuan menjalankan game berat. Chip yang menjadi “otak” HP kini berkembang menjadi sistem pemrosesan yang mampu menangani fotografi komputasional, pengolahan suara, penerjemahan, hingga AI generatif langsung di perangkat.
Baca Juga
Perubahan ini membuat fungsi prosesor semakin luas. CPU, GPU, ISP, NPU, modem, serta berbagai akselerator khusus kini bekerja dalam satu sistem atau SoC (System on Chip) untuk menghadirkan pengalaman yang sebelumnya membutuhkan perangkat atau layanan tambahan.
Berikut VIVA telah merangkum Senin, 31 Agustus 2026.
Baca Juga
Awalnya Membantu Kamera Menghasilkan Foto Lebih Baik
Salah satu evolusi paling mudah dilihat adalah pada kamera smartphone.
Baca Juga
Prosesor modern tidak hanya menerima gambar dari sensor kamera, tetapi juga melakukan berbagai pengolahan sebelum foto ditampilkan. Samsung menjelaskan bahwa ISP pada prosesor Exynos dapat menangani eksposur, fokus, white balance, pengurangan noise, HDR, hingga pengenalan subjek. NPU kemudian dapat membantu mengenali objek dan menerapkan pemrosesan yang sesuai.
Teknologi tersebut membuat fitur seperti pengoptimalan adegan, pemrosesan foto malam, pengenalan objek, dan efek bokeh dapat dilakukan secara otomatis.
Dengan kata lain, kualitas kamera smartphone modern tidak hanya ditentukan oleh sensor dan jumlah megapiksel, tetapi juga kemampuan chipset mengolah data gambar.
CPU dan GPU Mulai Berbagi Beban
Seiring aplikasi semakin kompleks, CPU tidak bekerja sendirian. GPU menangani berbagai pekerjaan grafis, sementara CPU tetap menjalankan tugas komputasi umum.
Qualcomm, misalnya, mengintegrasikan CPU Kryo, GPU Adreno, dan Hexagon NPU dalam platform Snapdragon. Pada Snapdragon 8 Gen 3, perusahaan juga menonjolkan kemampuan ISP kognitif untuk melakukan segmentasi semantik secara real-time pada foto dan video.
Pembagian tugas tersebut membuat smartphone dapat melakukan pemrosesan gambar, video, grafis, dan aplikasi secara lebih efisien.
Kemunculan NPU Mengubah Peran Prosesor
Tahap berikutnya adalah munculnya NPU atau Neural Processing Unit.
Berbeda dari CPU yang dirancang untuk berbagai jenis perhitungan, NPU dibuat khusus untuk beban kerja kecerdasan buatan. Samsung menjelaskan bahwa NPU di dalam prosesor Exynos dioptimalkan untuk perhitungan matriks dan algoritma deep learning.
Kehadiran NPU memungkinkan beberapa fungsi AI diproses langsung di smartphone, tanpa selalu mengirim data ke server cloud.
Manfaatnya dapat terasa pada fitur seperti pengenalan suara, pemrosesan kamera, penerjemahan, hingga berbagai fitur personalisasi.
Dari AI Kamera Menuju AI Generatif
Perkembangan berikutnya membawa smartphone ke era AI generatif.
Qualcomm menyebut Snapdragon 8 Gen 3 sebagai platform yang dirancang dengan mempertimbangkan AI generatif. Chip tersebut mendukung model AI dengan hingga 10 miliar parameter yang dapat dijalankan secara on-device, termasuk aplikasi berbasis LLM dan pembuatan gambar.
MediaTek juga mengembangkan APU yang dirancang untuk AI generatif. Dimensity 9300, misalnya, menggunakan APU 790 yang mendukung pemrosesan model AI dan kemampuan menghasilkan teks, gambar, suara, serta musik secara langsung di smartphone.
Artinya, prosesor smartphone kini tidak sekadar mempercepat aplikasi, tetapi juga menjadi tempat menjalankan model AI.
AI Mulai Memahami Teks, Gambar, dan Suara
Perkembangan AI pada prosesor juga membuat smartphone semakin mampu menangani berbagai jenis input.
Qualcomm menjelaskan bahwa kemampuan AI Snapdragon dapat memproses teks, suara, gambar, hingga umpan kamera secara real-time. Fungsinya dapat digunakan untuk menerjemahkan, membuat ringkasan, membantu pencarian informasi, dan mendukung fitur kamera berbasis AI.
Samsung juga menyebut perkembangan NPU Exynos telah mencapai tahap yang memungkinkan AI generatif dijalankan langsung untuk gambar, bahasa, audio, dan video. Samsung bahkan bekerja sama dengan Google untuk mendukung penggunaan Gemini Nano melalui Android AICore.
Prosesor Masa Kini Makin Mirip Pusat AI
Evolusi prosesor HP menunjukkan perubahan besar dari sekadar mesin untuk menjalankan aplikasi menjadi pusat pemrosesan AI.
CPU tetap menangani komputasi umum, GPU mengurus grafis, ISP memproses gambar dan video, sedangkan NPU mengambil peran penting dalam pekerjaan AI. Seluruh komponen tersebut bekerja bersama untuk menghasilkan pengalaman yang semakin otomatis.
Perkembangan ini juga mulai menjangkau smartphone di luar kelas flagship. Qualcomm, misalnya, telah membawa dukungan on-device generative AI ke seri Snapdragon 7+ Gen 3.
Karena itu, ketika memilih smartphone, pengguna kini tidak cukup hanya melihat jumlah core atau kecepatan clock. Kemampuan ISP, NPU, GPU, efisiensi daya, serta dukungan AI juga semakin penting.
![]()
Prosesor HP Kelas Menengah Makin Bertenaga, Ini Teknologi yang Membuat Smartphone Murah Mampu Multitasking Berat
Prosesor HP kelas menengah makin bertenaga berkat CPU, GPU, NPU, cache, fabrikasi 4nm, dan memori cepat. Simak teknologi membuat smartphone terjangkau mampu multitasking.

VIVA.co.id
31 Agustus 2026