NASA Tunda Peluncuran Crew-13 SpaceX akibat Kebocoran Oksidator - Media Indonesia

NASA dan SpaceX secara resmi menunda rencana peluncuran misi Crew-13 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Keputusan ini diambil setelah tim insinyur menemukan adanya kebocoran oksidator pada sistem propulsi pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX.
Masalah teknis tersebut terdeteksi selama pemrosesan rutin pesawat luar angkasa menjelang peluncuran. Oksidator merupakan bahan kimia krusial yang membantu pembakaran bahan bakar di dalam sistem propulsi, yang sangat penting bagi kemampuan kendaraan untuk melakukan manuver di luar angkasa.
Saat ini, tim gabungan NASA dan SpaceX tengah melakukan pengujian tambahan serta meninjau data teknis dari pesawat tersebut. Segala bentuk perbaikan atau pekerjaan yang diperlukan akan diselesaikan sepenuhnya sebelum Dragon dinyatakan layak terbang. Hingga saat ini, NASA belum mengumumkan target tanggal peluncuran yang baru.
Empat Astronaut Bergabung dalam Ekspedisi 75
Misi Crew-13 akan membawa empat awak yang nantinya akan bergabung dengan Ekspedisi 75 di ISS. Astronaut NASA Jessica Watkins akan bertindak sebagai komandan misi, didampingi oleh Luke Delaney sebagai pilot.
Dua spesialis misi lainnya yang akan ikut dalam penerbangan ini adalah Joshua Kutryk dari CSA (Badan Antariksa Kanada) dan kosmonaut Roscosmos Sergey Teteryatnikov. Setibanya di ISS, mereka akan bertanggung jawab atas berbagai penelitian ilmiah, pemeliharaan stasiun, dan operasi rutin lainnya di laboratorium orbit tersebut.
Sesuai protokol kesehatan, sekitar dua minggu sebelum jadwal penerbangan yang baru ditentukan, para awak Crew-13 akan memulai masa karantina di Johnson Space Center NASA di Houston. Langkah pencegahan ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kru jatuh sakit sesaat sebelum melakukan perjalanan ke luar angkasa.
Peluncuran Menggunakan Falcon 9
Setelah masalah teknis teratasi dan misi dinyatakan siap, Crew-13 akan meluncur menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida. Pesawat Dragon yang digunakan dirancang khusus untuk mengangkut astronaut ke orbit dan kembali ke Bumi dengan aman.
NASA dan SpaceX akan mengumumkan jadwal peluncuran terbaru segera setelah seluruh pengujian, peninjauan data, dan perbaikan pada pesawat luar angkasa selesai dilakukan. (Scimece Daily/NASA/H-3)