Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Aplikasi Berita E-Monev Featured Pramono Anung Spesial

    Pramono: Aplikasi E-Monev Dorong Transparansi Informasi DKI Jakarta -, Metro tv

    2 min read

     



    Jakarta: Aplikasi Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 resmi diluncurkan oleh Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta. Inovasi ini dinilai menjadi langkah krusial dalam mewujudkan tata kelola informasi yang kian efektif, transparan, dan akuntabel.

    “Dengan adanya aplikasi E-Monev ini, proses monitoring dan evaluasi diharapkan semakin mudah, efektif, transparan, dan akuntabel. Mari kita wujudkan Jakarta yang terbuka, dipercaya, dan siap mendunia,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 31 Agustus 2026.

    Sejalan dengan arahan tersebut, Ketua KI DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat menjelaskan bahwa E-Monev Tahun 2026 mengusung sorotan tematik khusus. Yakni, keterbukaan informasi mengenai gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah.

    “Ini menjadi tematik penilaian khusus yang akan dilihat dalam penyampaian informasi berkala, informasi serta-merta, maupun aspek digitalisasi,” kata Harry.

    Harry menambahkan, fokus tematik ini diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong setiap badan publik menyajikan data relevan yang mampu mendukung percepatan penanganan isu-isu strategis di Ibu Kota.


    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok. Antara.

    Sementara itu, Ketua Bidang Kelembagaan KI DKI Jakarta Aang Muhdi Gozali menekankan bahwa agenda E-Monev tidak sekadar ajang evaluasi berkala, melainkan sarana dorongan bagi perbaikan kualitas layanan publik secara terus-menerus.

    “E-Monev bukan hanya kegiatan tahunan, tetapi menjadi cermin sekaligus instrumen untuk melihat sejauh mana pemenuhan keterbukaan informasi publik dilaksanakan oleh badan publik,” ujar Aang dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026 yang digelar secara daring.

    Pelaksanaan Bimtek E-Monev 2026 ini diikuti sebanyak 1.001 badan publik yang terbagi dalam 22 kategori. Dalam sesi tersebut, tim tenaga ahli KI DKI Jakarta memberikan pembekalan teknis terkait panduan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) serta penyiapan dokumen pendukung agar pelaporan berjalan secara tepat, komprehensif, dan akuntabel.

    Komentar
    Additional JS