Stasiun Luar Angkasa Tiangong Melintas Terang di Amerika Serikat, Begini Cara Melihatnya - SindoNews

CAHAYA terang yang melintas anggun di langit malam Amerika Serikat minggu ini bukanlah Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Objek bercahaya tersebut adalah Tiangong, stasiun luar angkasa milik Tiongkok yang dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa bantuan alat optik.
Pengamatan ini menjadi momen menarik mengingat tiga astronaut Taikonaut saat ini sedang bertugas di dalam Tiangong. Kedatangan momen melintasnya stasiun tersebut bertepatan hanya beberapa hari setelah dua astronautnya menyelesaikan aktivitas luar pesawat (spacewalk) selama 5,5 jam untuk memperbaiki panel surya.
Masyarakat di wilayah pesisir timur Amerika Serikat mendapatkan kesempatan terbaik untuk menyaksikan pergerakan Tiangong segera setelah matahari terbenam.
Waktu terbaik untuk mengamati Tiangong adalah satu hingga dua jam setelah matahari terbenam atau sebelum matahari terbit. Pada rentang waktu tersebut, pengamat berada di area kegelapan malam, sementara Tiangong yang berada di ketinggian beberapa ratus mil di atas Bumi masih memantulkan sinar matahari secara optimal.
Ciri Fisik dan Jadwal Pengamatan
Saat berada pada lintasan yang menguntungkan, Tiangong dapat mencapai tingkat kecerahan hingga magnitudo -2, yang hampir setara dengan terangnya Planet Yupiter di langit malam.
Secara visual, Tiangong tampak sebagai titik cahaya terang yang bergerak stabil melintasi langit malam. Berbeda dengan pesawat terbang, stasiun luar angkasa tidak memiliki lampu navigasi yang berkedip. Lintasan melintas yang ideal biasanya berlangsung antara dua hingga enam menit, di mana lintasan yang melintas lebih tinggi dari ufuk umumnya terlihat paling terang.
Meskipun terlihat mirip dengan ISS, Tiangong memiliki bobot sekitar 100 ton atau hanya seperempat dari total massa ISS. Stasiun ini mengorbit Bumi setiap 90 menit sekali pada ketinggian sekitar 390 kilometer, sedikit lebih rendah dibandingkan orbital ISS yang berada di kisaran 408 kilometer.
Namun, pengamat perlu mengingat bahwa Tiangong dapat menghilang secara mendadak di tengah perjalanannya. Hal tersebut terjadi apabila stasiun memasuki area bayangan Bumi sehingga tidak lagi dapat memantulkan cahaya matahari ke permukaan. Bagi pencinta astronomi, melintasnya Tiangong memberikan pemandangan indah yang memperkaya pengamatan langit di awal September. (Space/Z-2)