Supaya Tidak Cepat Lemot, Ini 6 Kebiasaan Sederhana untuk Merawat HP Agar Tetap Awet
Tips Handphone
Sebelum buru-buru melirik perangkat baru karena performanya mulai menurun, coba periksa kembali kebiasaan kecil saat merawat HP.
TRIBUNSHOPPING.COM - Merasa ponsel kesayangan mulai sering ngadat, baterainya cepat habis, atau mendadak panas padahal jarang dipakai untuk hal berat?
Padahal, banyak HP yang bisa digunakan dalam waktu cukup lama bukan cuma karena harganya mahal, tetapi juga karena kebiasaan pemiliknya saat merawat dan menggunakannya.
Sebelum buru-buru melirik perangkat baru karena performanya mulai menurun, coba periksa kembali kebiasaan kecil saat merawat HP.
Supaya perangkat andalanmu tidak gampang rewel dan bisa bertahan lebih lama, perhatikan beberapa langkah perawatan berikut ini.
Baca juga: Jangan Asal Beli, Ini Cara Memilih Charger HP Pengganti yang Aman
Jangan Tunggu Sampai Baterai 0 Persen Baru Dicolok ke Charger
Kebiasaan membiarkan HP mati total karena kehabisan daya sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, terutama pada perangkat yang menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer.
Baterai jenis ini tidak harus selalu dikosongkan sampai 0 persen sebelum diisi ulang.
Justru, membiarkan baterai benar-benar habis secara berulang dapat membuat siklus penggunaan baterai lebih cepat bertambah.
Tidak perlu menunggu indikator baterai berada di titik kritis. Isi daya ketika diperlukan dan hindari membiarkan HP mati karena kehabisan baterai terlalu sering.
Jika perangkat memiliki fitur pengisian daya yang membantu membatasi atau mengoptimalkan pengisian, fitur tersebut juga bisa dimanfaatkan.
2 dari 4 halaman
Rutin Bersihkan File yang Sudah Tidak Terpakai di Memori

Memori internal yang hampir penuh bisa membuat pengelolaan data dan penggunaan HP terasa kurang nyaman, terutama jika ruang penyimpanan yang tersisa sudah sangat sedikit.
Berbagai file unduhan, foto, video, dokumen, serta data dari aplikasi bisa menumpuk tanpa disadari.
Cache juga dapat menggunakan sebagian ruang penyimpanan, meski tidak semua cache perlu dihapus secara rutin karena sistem dan aplikasi biasanya akan mengelolanya sendiri.
Tidak perlu setiap hari. Cukup cek ruang penyimpanan secara berkala dan hapus file yang memang sudah tidak diperlukan.
Dengan begitu, ruang penyimpanan tetap lebih lega dan HP dapat digunakan dengan lebih nyaman.
Baca juga: Daftar HP RAM 6 GB Murah Under Rp 3,5 Juta: realme Mulai 2 Jutaan, Cek Samsung, Infinix, hingga OPPO
Jangan Suka Menunda Notifikasi Pembaruan Sistem
Notifikasi pembaruan sistem yang sering muncul di layar kadang memang menyebalkan karena proses instalasinya membutuhkan waktu.
Padahal, pembaruan perangkat lunak tidak hanya dapat membawa fitur baru, tetapi juga mencakup perbaikan bug, peningkatan stabilitas, serta pembaruan keamanan.
Karena itu, selama pembaruan berasal dari sumber resmi dan kompatibel dengan perangkat, sebaiknya jangan terlalu lama menundanya.
3 dari 4 halaman
Pastikan juga baterai cukup dan koneksi internet stabil sebelum melakukan pembaruan.
Pilih Pelindung Fisik yang Pas, Jangan Asal Tebal

Melindungi bodi HP dengan case dan pelindung layar bisa membantu mengurangi risiko kerusakan akibat benturan atau goresan dalam penggunaan sehari-hari.
Namun, pastikan aksesori yang digunakan memang sesuai dengan model HP. Case yang terlalu longgar atau tidak presisi bisa mengganggu akses ke tombol dan port tertentu.
Begitu juga dengan pelindung layar. Produk yang tidak sesuai dapat mengganggu kenyamanan penggunaan layar sentuh atau menutupi area sensor tertentu, tergantung desain perangkat.
Jauhkan HP dari Suhu Panas Berlebih
Pernah meninggalkan HP di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari? Kelihatannya sepele, tetapi kebiasaan ini sebaiknya dihindari.
Suhu yang terlalu panas dapat membuat baterai bekerja dalam kondisi yang kurang ideal dan dalam jangka panjang bisa mempercepat penurunan kapasitasnya.
Selain itu, ketika suhu perangkat meningkat terlalu tinggi, sistem dapat mengurangi performa untuk membantu mengendalikan temperatur.
Karena itu, hindari meninggalkan HP di tempat yang sangat panas dan berikan waktu untuk mendingin jika perangkat terasa terlalu panas.
Baca juga: Beli HP Bekas, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek Supaya Tidak Menyesal
4 dari 4 halaman
Batasi Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang
Terlalu banyak aktivitas aplikasi di latar belakang dapat memengaruhi penggunaan baterai dan sumber daya perangkat, meski dampaknya berbeda-beda tergantung aplikasi dan sistem operasi.
Daripada menutup semua aplikasi secara manual setiap saat, cek pengaturan baterai atau penggunaan aplikasi untuk mengetahui mana yang memang aktif dan mengonsumsi daya secara berlebihan.
Jika ada aplikasi yang jarang digunakan tetapi terus berjalan di latar belakang, kamu bisa membatasi aktivitas atau izinnya melalui pengaturan HP, selama fitur tersebut tersedia.
Dengan begitu, penggunaan sumber daya perangkat bisa lebih terkontrol.
Merawat HP agar tetap nyaman digunakan sebenarnya tidak membutuhkan trik rumit atau biaya tambahan, melainkan konsistensi pada kebiasaan kecil sehari-hari.
Mulai dari menjaga baterai, mengosongkan ruang penyimpanan, melakukan pembaruan sistem, hingga menghindari suhu berlebih bisa menjadi bagian dari perawatan perangkat.
Di sisi lain, kalau performanya tetap tidak membaik meski sudah dirawat dan usia perangkat memang sudah cukup tua, mulai mempertimbangkan HP baru juga bukan keputusan yang keliru.
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(Muhammad Kholil Ibrahim/Tribunshopping.com)









