Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Arena Asian games Berita Esports Featured Game Mobile Legends

    Timnas Mobile Legends Lolos Final Asian Games 2026, Libas Mongolia - detik

    2 min read


    Timnas Mobile Legends Indonesia. Foto: PB ESI

    Jakarta -

    Timnas Mobile Legends Indonesia melaju ke final cabor esports Asian Games 2026. Sang Garuda menang adu mekanik lawan Mongolia di babak semifinal.

    Duel Indonesia vs Mongolia berlangsung offline di Aichi Sky Expo Esport Competition Room M5, Jepang. Format pertandingan yang diterapkan, yaitu best of 3 (Bo3). Indonesia menang dari Mongolia 2-0.

    "Saya sebagai coach MLBB timnas, aku happy banget Indonesia bisa masuk final, terutama kita juga berhasil mengalahkan kandidat terbesar (Filipina). Biasanya Filipina sebelum-sebelumnya dapat gold medal terus. Jadi aku bangga banget untuk tim aku. Tapi ini belum selesai, aku tetap akan mencoba sebisa mungkin mendapatkan medali emas itu," kata Pelatih Timnas Mobile Legends Indonesia, Kenny Deo alias Xepher, kepada detikINET, Rabu (30/9/2026).

    Sejumlah atlet Mobile Legends yang berhasil meraih kemenangan pada hari ini, di antaranya Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Albert Neilsen Iskandar, dan Syauki Fauzan Sumarno. Strategi untuk mengalahkan Mongolia hari ini diramu oleh Kenny Deo selaku Pelatih dan Michael Abraham sebagai Asisten Pelatih.

    Walaupun begitu, sebenarnya Indonesia tidak mudah dalam menumbangkan Mongolia. Bahkan di game pertama, timnas sangat kewalahan menghadapi strategi lawannya itu yang mengandalkan dua support.

    Belum lagi Mongolia menunjuk Aulus sebagai hero yang mengisi jalur goldlane. Damage besar yang dimilikinya berulang kali menghancurkan kombinasi Cecilion, Carmilla, Paquito, dan Gloo yang menjadi garda terdepan timnas.

    Kesulitan menumbangkan Aulus saat war tak lepas dari peran Angela, yang selalu menggunakan skill ultimate ke arahnya. Ditambah kemampuan Minotaur yang dapat memporak-porandakan keseimbangan timnas ketika war.

    Lalu ada Esmeralda dengan daya tahan luar biasa, yang membuat hero high ground timnas kesusahan menghabisinya.

    Namun dengan kerja sama ciamik dari Sumarno dan kawan-kawan, timnas sukses membalikkan keadaan di menit-menit akhir. War yang dimenangkan Sang Garuda di area lord, memberikan keuntungan untuk bisa menekan Mongolia dari segala sisi.

    Bersama dengan Lord ketiga, Timnas Mobile Legend melancarkan serangan dari bot, top, dan mid lane. Alhasil Indonesia pun menghancurkan base utama Mongolia dan mengamankan game pertama.

    Di game kedua, timnas bermain dengan draft hero yang berbeda. Kali ini bukan Carmilla, Sumarno memilih Uranus untuk mengisi exp lane. Sementara hero yang menemani Moskov di gold lane ialah Badang. Lalu untuk jungler dipercayakan kepada Hirara dan midlaner memilih Zhuxin.

    Sayangnya kombinasi kelima hero ini sulit berjalan dengan baik. Mongolia lebih unggul di early game. Mereka berulang kali memaksa timnas untuk war, mengingat Mongolia punya Atlas dan Vexana yang bisa merusak keseimbangan sederet hero timnas.

    Titik baliknya terjadi di menit ke-11, di saat timnas berhasil menumbangkan semua hero Mongolia. Lalu di menit ke-12 hal itu terulang kembali dan memberikan kesempatan kepada Timnas Indonesia untuk mendapatkan lord kedua.

    Dari situ, timnas habis-habisan menekan pertahanan Mongolia, hingga akhirnya bisa memenangkan game kedua. Dengan begitu Timnas Mobile Legends Indonesia lolos ke final dan akan melawan Myanmar pada 1 Oktober 2026 pukul 14.00 waktu setempat atau sekitar 12.00 WIB dengan format best of 7 (Bo7).

    (hps/fyk)

    Komentar
    Additional JS