Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Android Aplikasi Berita Featured Gadget Google Play Store Keamanan Digital Kejahatan Digital Smartphone Spesial WhatsApp

    Aplikasi WhatsApp Palsu Tembus 500.000 Unduhan di Play Store - Dekokratis

    8 min read

     Oct 23, 2026 - 16:4

    Herisman S.Pd Author

    Aplikasi WhatsApp Palsu Tembus 500.000 Unduhan di Play Store

    Smallest Font

    Largest Font

    Lebih dari 500.000 unduhan tercatat pada sebuah aplikasi tiruan WhatsApp yang sempat tersedia di Google Play Store. Kasus ini menyoroti risiko keamanan bagi pengguna Android yang mencari aplikasi populer melalui toko aplikasi resmi, dilansir dari Tekno.

    Aplikasi tersebut ditemukan setelah seorang pengguna Reddit menyadari adanya aplikasi mencurigakan di antara hasil pencarian berbayar ketika mencari WhatsApp asli. Temuan itu kemudian dibagikan melalui subreddit r/mildlyinfuriating dengan akun 2ne1cheese.

    Aplikasi yang meniru layanan pesan instan tersebut diterbitkan oleh akun pengembang bernama “Agment Assets sallu”. Berdasarkan informasi yang tersedia, aplikasi itu merupakan satu-satunya produk yang tercantum pada akun pengembang tersebut.

    Untuk meyakinkan calon pengguna, pembuatnya menggunakan tampilan yang menyerupai aplikasi WhatsApp asli. Tangkapan layar dan deskripsi produk bahkan disalin langsung dari halaman resmi WhatsApp sehingga aplikasi tiruan tersebut tampak meyakinkan.

    Catatan Google Play Store menunjukkan bahwa aplikasi itu diunggah pada September 2026. Jumlah unduhannya telah melampaui 500.000 kali, meskipun angka tersebut masih jauh di bawah aplikasi WhatsApp asli yang telah mencapai lebih dari 10 miliar unduhan.

    Celah program akses awal Google Play

    Salah satu kemungkinan yang disoroti dalam kasus ini adalah pemanfaatan program Early Access di Google Play. Menurut laporan perusahaan keamanan siber Bitdefender, program tersebut menonaktifkan ulasan publik pengguna selama aplikasi berada dalam tahap akses awal.

    Kondisi tersebut dapat menyulitkan calon pengunduh untuk menilai keaslian sebuah aplikasi. Tanpa komentar atau peringatan dari pengguna lain, orang kehilangan salah satu sumber informasi yang bisa membantu mengenali aplikasi mencurigakan sebelum memasangnya.

    Aplikasi tiruan itu dilaporkan dapat bertahan di Google Play Store selama lebih dari sebulan sebelum persoalan tersebut menjadi perhatian. Kejadian ini memperlihatkan bahwa keberadaan aplikasi di toko resmi saja tidak cukup untuk memastikan keasliannya.

    Risiko memasang aplikasi tiruan

    Mengunduh aplikasi yang menyamar sebagai layanan resmi dapat menimbulkan berbagai ancaman terhadap keamanan perangkat dan informasi pengguna. Risiko yang mungkin muncul bergantung pada fungsi serta akses yang dimiliki aplikasi tersebut.

    • Pencurian informasi pribadi: Aplikasi berbahaya dapat berupaya mengakses kontak, pesan, lokasi, dan informasi login yang tersimpan pada perangkat.
    • Malware dan spyware: Perangkat lunak berbahaya dapat disisipkan dalam aplikasi tiruan dan bekerja di latar belakang tanpa disadari pengguna.
    • Pengambilalihan akun: Nomor telepon atau kredensial yang dimasukkan ke aplikasi palsu berisiko dicuri dan disalahgunakan untuk mengambil alih akun.
    • Iklan mengganggu: Aplikasi tertentu dapat menampilkan iklan secara berlebihan atau mengarahkan pengguna menuju situs yang berbahaya.

    Risiko tersebut menjadi alasan penting untuk memastikan identitas aplikasi sebelum memberikan izin akses atau memasukkan informasi pribadi. Tampilan yang menyerupai produk asli tidak membuktikan bahwa aplikasi berasal dari pengembang yang sah.

    Aplikasi tiruan juga pernah menyasar Google Chrome

    Kasus WhatsApp bukan satu-satunya temuan aplikasi palsu di toko aplikasi Android. Beberapa hari sebelumnya, aplikasi yang menyamar sebagai Google Chrome juga dilaporkan telah diunduh lebih dari 100.000 kali sebelum akhirnya dihapus.

    Kesamaan kedua insiden tersebut terletak pada penggunaan nama layanan populer untuk menarik perhatian calon pengguna. Banyaknya unduhan tidak serta-merta menjamin bahwa sebuah aplikasi aman atau diterbitkan oleh pihak resmi.

    Untuk mengurangi risiko, pengguna disarankan memeriksa nama pengembang, jumlah ulasan, dan tanggal pengunggahan sebelum memasang aplikasi. Pastikan pula aplikasi yang dipilih benar-benar berasal dari pengembang resmi, bukan hanya memiliki nama dan tampilan yang serupa.

    Informasi mengenai kasus aplikasi tiruan WhatsApp dan Google Chrome tersebut dirangkum dari Android Authority. Kedua kejadian ini menjadi pengingat bahwa pemeriksaan identitas pengembang tetap diperlukan meskipun aplikasi ditemukan melalui Google Play Store.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS