Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bansos Bantuan Sosial Featured Gadget Hashim Djojohadikusumo Smartphone Spesial

    Hashim Sebut Pemerintah Mau Bagi HP Gratis ke Warga RI buat Bansos - Kompas

    4 min read

     



    JAKARTA, KOMPAS.com - Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, pemerintah berencana membagikan handphone (HP) atau telepon seluler (ponsel) gratis kepada masyarakat untuk mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos).

    Adik Presiden Prabowo Subianto ini menyebutkan bahwa pemberian ponsel tersebut sejalan dengan program pembukaan rekening bank secara gratis kepada masyarakat.

    Nantinya, penyaluran bansos akan dilakukan langsung ke rekening penerima.

    "Setiap warga negara akan diberikan telepon genggam dengan rekening digital," ujar Hashim dalam Prasasti Policy Forum 2026, Jakarta di Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Selasa (13/10/2026).

    Data Penerima Bansos Bakal Dicocokan dengan Tanah, Mobil, hingga Rekening

    Baca juga: Hashim Sebut RI Swasembada Beras 3 Tahun Lebih Cepat dari Target: Gudang-gudang Penuh Sesak...

    Dia menjelaskan, dengan mekanisme tersebut diharapkan bansos bisa disalurkan langsung oleh Kementerian Keuangan ke rekening digital masing-masing penerima yang ada di ponsel tersebut.

    Maka penyaluran bantuan tidak lagi mengandalkan uang tunai.

    "Semua bantuan tunai tidak lagi dalam bentuk tunai, tetapi akan dikirim oleh Kementerian Keuangan langsung kepada masyarakat melalui ponsel mereka," kata dia.

    Baca juga: Yayasan Milik Prabowo dan TNI AD Laksanakan Bakti Sosial di Banyumas

    Hashim mengungkapkan, pemerintah juga telah memutuskan untuk menugaskan dua bank, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), menyediakan rekening bagi masyarakat yang belum masuk dalam sistem perbankan.

    Menurut dia, berdasarkan data Bank Dunia, sekitar 30 persen penduduk Indonesia saat ini belum memiliki rekening bank atau masih berada di luar sistem perbankan.

    "Saya menghadiri rapat kabinet di mana diputuskan bahwa dua bank, Bank Syariah (Indonesia) dan Bank Rakyat (Indonesia), telah diberi tugas untuk memberikan akun/rekening bank kepada 30 persen penduduk Indonesia," ungkapnya.

    Melalui digitalisasi transaksi dan penyaluran bansos tersebut, pemerintah juga dapat menjangkau aktivitas ekonomi yang selama ini belum tercatat dalam sistem keuangan formal, sehingga berpotensi memperluas basis penerimaan negara.

    "Dari sinilah pemerintah berharap bisa mendapatkan lebih banyak pendapatan negara," ucap Hashim.

    Baca juga: Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp 900.000, Bisa Lewat Link Apa Saja?

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Prabowo Percepat Digitalisasi Hukum, 14.000 Kasus Selesai Lewat Mediasi

    Komentar
    Additional JS