Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Digelar Serentak di Sekitar 100 Negara - MPN Indonesia

MPN Indonesia 8 Oktober 2026 - Pekan Antariksa Dunia 2026 (World Space Week) digelar serentak di sekitar 100 negara pada 4–10 Oktober 2026.
Perayaan internasional ini tidak memiliki satu lokasi penyelenggaraan utama karena melibatkan berbagai lembaga dan komunitas di seluruh dunia.
Kegiatan tersebut mengusung tema Rocket Revolution atau “Revolusi Roket” melalui pameran, seminar, program pendidikan, dan aktivitas teknologi antariksa.
“Tema tahun ini adalah Revolusi Roket,” kata Dennis Stone, Presiden Asosiasi Pekan Antariksa Dunia, dikutip MPN Indonesia dari Space News pada Kamis (8/10).
“Tema ini mengakui bagaimana peningkatan akses ke ruang angkasa dan penurunan biaya peluncuran telah mendorong perkembangan ekosistem dan aplikasi antariksa baru,” ujarnya.
World Space Week Association mengoordinasikan kegiatan global yang melibatkan badan antariksa, perusahaan kedirgantaraan, sekolah, universitas, museum, dan komunitas astronomi.
Daftar Isi
Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana?
Penyelenggaraan World Space Week berlangsung di berbagai lokasi, termasuk pusat penelitian, museum, planetarium, sekolah, dan fasilitas pendidikan.
Sejumlah negara juga mengadakan kegiatan khusus yang melibatkan lembaga antariksa dan mitra industri.
Berikut sejumlah lokasi dan kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan tahun ini:
1. Amerika Serikat
Kennedy Space Center Visitor Complex, Florida, menggelar World Space Week Expo pada 9 Oktober 2026.
Acara berlangsung di lantai dasar Space Shuttle Atlantis bersama NASA dan sejumlah mitra industri.
2. Prancis
Cité de l’espace di Toulouse menjadi salah satu lokasi pameran hasil kolaborasi ESA dan The Pokémon Company International.
3. Spanyol
Ciudad de las Artes y las Ciencias di Valencia menyelenggarakan pameran bertema ilmu pengetahuan antariksa dan Pokémon.
4. Jerman
Deutsches Museum di Nuremberg menjadi salah satu lokasi pameran pendidikan antariksa.
5. Belgia
Euro Space Center di Libin menjadi salah satu lokasi kegiatan kolaborasi ESA dan Pokémon.
6. Inggris
Science Museum di London turut menjadi lokasi pameran bertema antariksa.
7. Belanda
Space Expo di Noordwijk menjadi bagian dari rangkaian pameran ESA.
8. Italia
ESA ESRIN di Frascati menyelenggarakan kegiatan Pokémon GO dan tur bersama pakar ESA pada 5–9 Oktober 2026.
9. Arab Saudi
Explore Space berlangsung di KAFD–The Wadi, Riyadh, pada 4–10 Oktober 2026. Kegiatan interaktif ini terbuka secara gratis bagi pengunjung dari berbagai usia.
10. Pakistan
Badan antariksa nasional SUPARCO memimpin perayaan nasional yang melibatkan sekolah dan masyarakat.
Selain lokasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui agenda lainnya melalui peta kegiatan global yang disediakan World Space Week Association.
Kegiatan World Space Week 2026
Perayaan Pekan Antariksa Dunia 2026 mencakup kegiatan pendidikan, pengenalan teknologi roket, dan pengamatan astronomi.
Penyelenggara melibatkan berbagai kelompok masyarakat melalui kegiatan langsung maupun daring.
Bentuk kegiatan yang diselenggarakan meliputi:
- Pameran teknologi dan eksplorasi antariksa.
- Seminar dan diskusi mengenai pengembangan roket.
- Program pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
- Peluncuran roket model oleh pelajar dan klub roket.
- Pengamatan langit dan kegiatan astronomi.
- Lokakarya sains dan kunjungan ke museum.
- Webinar dan pemutaran film bertema antariksa.
Salah satu agenda daring adalah webinar One Moon, Many Missions: The Rocket Revolution Enabling Humanity’s Lunar Future.
Kegiatan ini melibatkan NASA, Texas Instruments, dan pakar misi Bulan internasional.
BBC StoryWorks Commercial Productions juga mengadakan penayangan perdana secara daring film pertama dari serial “Space Renaissance”.
Program tersebut disertai diskusi mengenai peran penceritaan dalam memperkenalkan aktivitas antariksa kepada masyarakat global.
Tema Pekan Antariksa Dunia 2026
Tema Rocket Revolution menyoroti perkembangan teknologi peluncuran, termasuk penggunaan kembali roket dan keterlibatan perusahaan komersial dalam industri antariksa.
Perkembangan tersebut mencakup teknologi kendaraan peluncur baru serta meningkatnya keterlibatan universitas, perusahaan rintisan, dan berbagai negara dalam kegiatan penerbangan antariksa.
Estes Education bekerja sama dengan World Space Week Association mengembangkan Rocket Revolution Toolkit.
Materi tersebut menyediakan kegiatan pendidikan mengenai ilmu pengetahuan dan teknik roket bagi pelajar, keluarga, dan klub.
Di Amerika Serikat, United Launch Alliance dan Estes turut menyediakan roket model Vulcan untuk kegiatan peluncuran oleh pelajar dan komunitas.
Sejarah Penetapan Pekan Antariksa Dunia
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan perayaan pekan antariksa dunia melalui Resolusi Majelis Umum PBB 54/68 pada 6 Desember 1999.
Penetapan tersebut bertujuan memperingati kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa terhadap kehidupan manusia.
Tanggal pelaksanaannya berkaitan dengan dua peristiwa bersejarah.
Pada 4 Oktober 1957, Uni Soviet meluncurkan Sputnik 1, satelit buatan manusia pertama yang mengorbit Bumi.
Kemudian, pada 10 Oktober 1967, Outer Space Treaty mulai berlaku sebagai landasan hukum internasional dalam eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa.
Perayaan tersebut diselenggarakan setiap 4–10 Oktober dengan tema tahunan yang berbeda.
Pada 2025, World Space Week Association mencatat sekitar 50.000 kegiatan di 102 negara.
Sementara itu, pada 2026, perayaan diperkirakan menjangkau sekitar 100 negara dengan agenda yang diselenggarakan berbagai lembaga dan komunitas.
(RAD/NID/RAD)