TikTok Gandeng Vivo, Infinix, dan Lenovo Bikin Ponsel AI Tanpa Biaya Token - Kompas
KOMPAS.com - Perusahaan teknologi China, ByteDance, yang dikenal sebagai induk TikTok, dikabarkan bekerja sama dengan sejumlah produsen ponsel untuk mengembangkan smartphone berbasis kecerdasan buatan (AI).
Beberapa mitra yang terlibat antara lain Vivo, Lenovo, serta Transsion, perusahaan yang menaungi merek seperti Tecno, Infinix, dan Itel. Melalui kolaborasi ini, ByteDance akan menanamkan chatbot AI miliknya, Doubao, sebagai aplikasi bawaan di perangkat.
Praktik membundel aplikasi AI langsung ke dalam ponsel sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan para pemain besar industri smartphone. Samsung, misalnya, menghadirkan Gemini sebagai bagian dari ekosistem Galaxy AI di lini Galaxy terbaru.
10 Jurusan Kuliah yang Punya Prospek Cerah di Era AI
Baca juga: Oppo Gandeng Google, Tawarkan Langganan AI Pro Gratis untuk Pembeli Reno 14 Series
Baca Juga :
Langkah serupa juga ditempuh Oppo dengan mengintegrasikan Gemini ke dalam ColorOS, guna mendukung fitur pencarian, penulisan, hingga peringkasan teks secara otomatis.
Di sisi lain, Xiaomi mulai menyematkan Gemini dan berbagai fitur AI Google di HyperOS, sementara Motorola menjadikan Gemini sebagai asisten bawaan di sejumlah ponsel Android generasi terbarunya.
Strategi berbeda
Kendati tren integrasi AI kian meluas, ByteDance disebut membawa strategi berbeda. Perusahaan ini dikabarkan menghapus biaya token atau menerapkan skema zero token fee untuk penggunaan layanan AI generatif di perangkat.
Model tersebut dinilai berpotensi menekan beban biaya operasional produsen sekaligus mendorong adopsi fitur AI di smartphone secara lebih cepat dan luas.
Menurut laporan media teknologi China TechNode, ByteDance akan menyediakan plugin AI generatif (AIGC) yang terintegrasi langsung di sistem ponsel.
Plugin tersebut mencakup berbagai fungsi berbasis AI, mulai dari asisten cerdas, pembuatan konten, hingga pemrosesan bahasa dan gambar secara real-time.
Berbeda dengan model AI generatif pada umumnya yang mengenakan biaya berdasarkan jumlah token atau pemakaian komputasi, ByteDance memilih untuk tidak membebankan biaya token kepada mitra perangkat kerasnya.
Sebagai gantinya, perusahaan akan mengandalkan skema bagi hasil dari lalu lintas pengguna, layanan berlangganan, dan potensi monetisasi lainnya.
Langkah ini disebut sebagai strategi ByteDance untuk memperluas ekosistem AI di luar platform aplikasinya, sekaligus memperkuat posisi teknologi AI miliknya di pasar perangkat konsumen.

Lihat Foto
Baca juga: Gemini Jadi Asisten AI Bawaan Samsung Galaxy S25 Series, Dampingi Bixby
Kolaborasi ini dinilai dapat menjadi nilai tambah produk bagi produsen ponsel seperti Vivo, Lenovo, dan Transsion, terutama di segmen menengah dan entry-level.
Sebelumnya, ByteDance dan vendor ponsel China, ZTE telah mengenalkan prototipe Nubia M153 dengan AI Doubao versi preview. Ponsel ini diposisikan sebagai ponsel AI-native.
Transsion sendiri dikenal kuat di pasar negara berkembang, termasuk Afrika dan Asia Tenggara, yang dinilai sebagai target potensial adopsi ponsel AI berskala besar.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai model ponsel, spesifikasi, maupun jadwal peluncuran perangkat AI hasil kolaborasi tersebut. ByteDance, Vivo, dan Transsion juga belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kerja sama ini
Apa itu AI Doubao
Doubao merupakan platform kecerdasan buatan generatif buatan ByteDance yang pertama kali diperkenalkan ke publik pada 2023.
Doubao dirancang sebagai AI serbaguna dengan kemampuan percakapan, pembuatan teks, analisis dokumen, hingga pemrosesan gambar dan suara.
Layanan ini menjadi tulang punggung strategi AI ByteDance dan telah diintegrasikan ke berbagai produk perusahaan, termasuk aplikasi konsumen dan layanan enterprise.
Kini, Bytedance berencama membawa Doubao lebih dalam ke ekosistem perangkat keras seperti smartphone.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Toyota Hilux Rangga, Mencoba Gaya Soft Top Klasik
