0
News
    Home Featured Intel

    Bos Intel: Pasokan Chip Belum Pulih sampai 2023 - suara

    2 min read

     

    Bos Intel: Pasokan Chip Belum Pulih sampai 2023

    Suara.com - Kelangkaan chip global telah menyebabkan mimpi buruk hampir seluruh pembuat mobil dunia.

    Bahkan, perusahaan raksasa otomotif seperti Ford, General Motors, dan Toyota harus berjuang untuk mengatasi krisis agar tidak terlalu berdampak besar pada operasi mereka.

    Sebagian besar perusahaan otomotif, lebih memilih menghentikan produksi sementara karena menunggu pesanan chip tiba dan memungkinkan pabrik untuk memproduksi kendaraan mereka dengan kecepatan normal.

    Namun, beberapa pengamat memperkirakan 2022 akan membawa sedikit pemulihan pada tingkat persediaan chip global.

    Baca Juga:

    Akan tetapi CEO Intel, Pat Gelsinger mengatakan, anggapan tersebut hanya omong kosong dan tidak akan terjadi.

    "Biar bagaimanapun krisis chip belum akan berakhir pada 2022. Ini akan sedikit mereda, itu benar, tetapi di sisi lain, tingkat persediaan tidak akan sepenuhnya pulih sampai 2023," kata Gelsinger, dikutip dari Autoevolution, Sabtu (23/10/2021).

    Ilustrasi chip. [ /Pixabay]
    Ilustrasi chip. [ /Pixabay]

    Jadi dengan kata lain, perebutan chip global akan berlanjut selama satu tahun lagi dan ini adalah berita buruk bagi industri otomotif, terutama karena penjualan mobil baru telah menurun secara substansial.

    Sementara itu, perusahaan riset pasar IDC, memperingatkan bahwa 2023 dapat mendorong dunia ke dalam masalah yang sepenuhnya berlawanan.

    Dengan sejumlah investasi besar-besaran dalam kapasitas produksi akhirnya dapat membuat lebih banyak semikonduktor yang dapat dijual.

    Baca Juga:

    Sehingga pada 2023, diperkirakan akan terjadi kelebihan pasokan chip setelah kekurangan chip dengan waktu yang cukup lama.

    Komentar
    Additional JS