Menkominfo Minta Password Sering Diganti Agar Data Tak Bocor, Pakar: Tak Ada Gunanya - Tempo
Menkominfo Minta Password Sering Diganti Agar Data Tak Bocor, Pakar: Tak Ada Gunanya
Ali Akhmad Noor Hidayat
Minggu, 4 September 2022 19:48 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menanggapi pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny G. Plate yang mengimbau agar masyarakat sering mengganti password di platform-platform digital masing-masing. Menurut Alfons, saran tersebut tak ada gunanya.
Alfons menjelaskan mengubah password tidak mengamankan pemilik akun jika perangkatnya terinfeksi Trojan atau keyblogger. “Mau berapa kali ganti password atau seberapa rumit password-nya tidak akan ada gunanya karena akan dikopi oleh key logger,” ujar dia saat dihubungi pada Minggu sore, 4 September 2022.
Dia justru lebih menyarankan agar masyarakat mengaktifkan Two Factor Authentication (TFA) atau otentikasi dua faktor, serta lainnya ada One Time Password (OTP). TFA dan OTP, kata dia, akan mengamankan akun dari pembajakan.
“Karena sekalipun password berhasil dicuri, akun tetap akan aman karena membutuhkan OTP jika ingin mengakses akun dari perangkat baru,” tutur Alfons.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate merespons soal kebocoran data pribadi yang kembali terjadi di dunia digital. Ia mengimbau agar masyarakat sering mengganti password di platform-platform digital masing-masing
"One time password itu harus selalu kita ganti sehingga kita bisa menjaga agar data kita tidak diterobos," ujar dia saat ditemui di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali pada Sabtu, 3 September 2022.
Menurut dia, kebocoran data kerap berasal dari kelalaian masyarakat. Ia pun menyatakan persoalan besar dari kebocoran data terjadi jika masyarakat tidak menjaga data masing-masing.
Johnny menjelaskan data pribadi memiliki nilai ekonomi yang tinggi sekaligus berhubungan dengan geostrategis dan kedaulatan suatu bangsa. Sehingga, ia menyarankan agar tata kelola data pribadi harus dilakukan dengan benar.
<!--more-->
Kominfo, kata dia, sedang memperjuangkan aturan terkait data lintas batas negara agar dapat dikelola dengan baik. "Di dalam negeri, penyelenggara sistem elektronik harus jaga enkripsi yang baik sehingga bisa memberikan perlindungan dengan data pribadi masyarakat."
Selain itu, Johnny mengklaim bahwa Kominfo sudah bersiap untuk menelusuri potensi kebocoran data berada. Kominfo, kata dia, akan menganalisis kebocoran yang relevan dengan data terkini.
"Jika ditemukan ada potensi, maka kita akan lakukan audit teknologi security atau enkripsi di penyelenggara sistem elektronik itu," kata Johnny.
Sebelumnya, kabar kebocoran data pribadi itu diduga telah diperjualbelikan di salah satu situs hacker. Data tersebut merupakan hasil registrasi ulang SIM Card yang diunggah oleh sebuah akun bernama Bjorka di forum breached.to.
Bjorka mengklaim memiliki 1.304.401.300 data registrasi kartu SIM atau sebanyak 87 GB yang berisi nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, operator seluler yang digunakan dan tanggal penggunaan.
Akun itu juga mengaku telah membagikan 2 juta data sampel yang telah dikumpulkan dari 2017 hingga 2020. Ia menampilkan sampel data tersebut, dan diketahui terdapat sejumlah nama operator telekomunikasi, di antaranya Telkomsel, Indosat, Tri, XL, dan Smartfren.
RIANI SANUSI PUTRI | KHORY ALFARIZI
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini
Pihak ketiga yang tidak sah telah memperoleh informasi dari beberapa sistem Samsung AS.
1,3 Miliar Kartu SIM Bocor, Vaksincom: Data Pribadi Otentik dan Masih Aktif
11 jam lalu

"Kebocoran data pribadi membuat masyarakat Indonesia sibuk berdoa semoga data yang mereka percayakan kepada pengelola bisa aman."
1,3 Miliar Data SIM Dibobol, Kominfo: Seolah yang Membocorkan Pahlawan
12 jam lalu

Kominfo menyayangkan beberapa pihak menganggap hacker pembocor data adalah pahlawan.
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Drone Raksasa Tenaga Surya Cina, Kebocoran Data
22 jam lalu

Topik tentang drone tenaga surya berbadan besar Cina, QMX50, sukses terbang perdana menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.
Kasus Kebocoran Data Kartu SIM, Kominfo: Pembocor Perlu Disoroti
23 jam lalu

Kominfo mengundang Polri dalam rapat koordinasi untuk mengusut dugaan kebocoran data kartu SIM.
Sampel 2 Juta Data SIM Card Diduga Bocor dari Kominfo, Apakah ada Nomor Anda?
1 hari lalu

Dugaan data bocor dari Kominfo berupa 1,3 miliar SIM Card telepon Indonesia disebut berasal dari data registrasi nomor ponsel.
Kominfo Minta Operator Seluler Tanggung Jawab 1,3 Miliar Data Sim Card Bocor
1 hari lalu

Kominfo meminta operator seluler bertanggung jawab terhadap bocornya 1,3 miliar data SIM Card. Ini karena mereka merupakan pihak yang mengendalikan data itu.
High Throughput Satellite Diluncurkan Tahun Depan, Menteri Kominfo Ajak Kerja Sama Filipina
1 hari lalu

Menteri Kominfo Johnny Plate menyatakan HTS berpotensi dimanfaatkan di kawasan Filipina, khususnya pada hot backup satellite.
1,3 Miliar Data SIM Card Bocor, Kominfo Duga Ada Pelanggaran Pidana
1 hari lalu

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengendus adanya dugaan pelanggaran pidana dari kebocoran data SIM Card sebanyak 1,3 miliar.
Kominfo Panggil Semua Operator hingga Unit Siber Polri Telusuri 1,3 Miliar Data Bocor
1 hari lalu

Kementerian Kominfo telah menggelar rapat koordinasi untuk menginvestigasi soal kebocoran data SIM Card sebanyak 1,3 miliar.