Dibunuh Apple & Microsoft, 2 Teknologi Ini Tinggal Kenangan - CNBC Indonesia - Opsitek

Informasi Teknologi Pilihanku

demo-image

Post Top Ad

demo-image

Dibunuh Apple & Microsoft, 2 Teknologi Ini Tinggal Kenangan - CNBC Indonesia

Share This
Responsive Ads Here

Dibunuh Apple & Microsoft, 2 Teknologi Ini Tinggal Kenangan

CNBC Indonesia
4-4 minutes
Tech

Senin, 02/01/2023 07:35 WIB

Foto: via REUTERS/JUNG KI-YOUNG

Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun 2022 menjadi akhir masa 2 produk legendaris dari Apple dan Microsoft, yakni iPod dan Internet Explorer.

Pada Juni 2022, secara resmi Apple telah memutuskan untuk menghentikan produksi iPod Touch, versi terakhir dari pemutar musik portabel yang masih mereka jual.

Pengumuman tersebut mengakhiri era musik digital yang dimulai Apple saat pertama kali memperkenalkan iPod pada 2001 silam.


iPod dikenal dengan kemampuannya untuk menampung hingga 1.000 lagu berkualitas CD ke dalam desain ultra-portabel, hanya dengan berat 6,5 ounce yang pas di saku pengguna.

1de42957-3198-4946-8ab6-e1428fad7e86_169

Foto: iPod Mini (2004) (ist)

Sementara versi pertama iPod Touch, yang lebih mirip iPhone, diperkenalkan pada 2007. Versi paling anyar diperkenalkan pada 2019.

Wakil Presiden Senior Pemasaran Global Apple, Greg Joswiak, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semangat iPod akan tetap hidup melalui banyak produk lainnya yang mengintegrasikan fitur pemutaran musik.

"Hari ini, pengalaman membawa perpustakaan musik seseorang ke dunia telah terintegrasi di seluruh lini produk Apple - dari iPhone dan Apple Watch hingga iPad dan Mac - bersama dengan akses ke lebih dari 90 juta lagu dan lebih dari 30.000 daftar putar yang tersedia melalui Apple Music," kata Joswiak di website Apple.

Akhir Internet Explorer

Sementara Microsoft mengakhiri dukungan untuk Internet Explorer pada beberapa versi Windows 15 Juni lalu. Penghentian dukungan ini dilakukan hampir 27 tahun sejak diluncurkan pada 24 Agustus 1995.

Setelah mencapai akhir masa pakainya, aplikasi desktop Internet Explorer akan dinonaktifkan. Browser tersebut akan diganti dengan Microsoft Edge baru berbasis Chromium. Pengguna secara otomatis dialihkan ke Edge saat meluncurkan IE11.

Mengutip Bleeping Computer, penghentian ini memengaruhi aplikasi desktop Internet Explorer 11 pada versi Windows 10 tertentu. Internet Explorer juga tidak tersedia di Windows 11, di mana Microsoft Edge baru berbasis Chromium adalah browser web default.

Rilis Windows di mana Internet Explorer akan tetap tersedia setelah 15 Juni 2022, termasuk Windows 7 ESU, Windows 8.1, dan semua versi klien Windows 10 LTSC, IoT, dan Server.

"Aplikasi desktop Internet Explorer (IE) 11 akan mengakhiri dukungan untuk saluran semi-tahunan Windows 10 mulai 15 Juni 2022," tulis Microsoft di halaman resminya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Microsoft, untuk sistem operasi yang didukung, Internet Explorer 11 akan terus menerima pembaruan keamanan dan dukungan teknis untuk siklus hidup versi Windows yang diinstal.

Kematian Internet Explorer sepertinya bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya Microsoft sudah sejak lama mendorong pelanggan untuk beralih dari Internet Explorer.

Pada Agustus 2020, perusahaan mengumumkan rencana untuk membuang dukungan pada browser web Internet Explorer 11 di Windows 10 dan Microsoft 365, dengan pengumuman resmi penghentian aplikasi desktop Internet Explorer 11 yang dikeluarkan pada 19 Mei 2021.

(dem/dem)


Informasi lainnya dan terkini di https://opsimin.wordpress.com/
Opsi Media Informasi Group X Kamidi
[Category Opsiin, MEdia Informasi, Tekno]
[Tags Featured, Pilihan, Apple, Microsoft, Microsoft Internet Explorer,Ipod, Featured, Pilihan]

Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages