0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Featured Internet Meta Pilihan Threads Trending Topic

    Meta Uji Coba Fitur Trending Topic di Threads - Beritasatu

    2 min read

     

    Meta Uji Coba Fitur Trending Topic di Threads

    Selasa, 13 Februari 2024 | 11:13 WIB
    H
    H
    Ilustrasi Threads
    Ilustrasi Threads (Freepik)

    Jakarta, Beritasatu.com - Meta sedang melakukan uji coba fitur baru yang memungkinkan pengguna Threads bisa melihat jenis percakapan yang sedang populer di platform tersebut. CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan hal ini melalui postingan terbarunya di Thread.

    ADVERTISEMENT

    Dilansir dari Engadget, Selasa (13/2/2024), fitur ini akan menampilkan topik yang sedang tren saat ini dan akan muncul dalam hasil pencarian, serta disisipkan di antara postingan di feed For You aplikasi tersebut.

    "Trend tertentu akan ditentukan oleh sistem kecerdasan buatan kami berdasarkan aktivitas pengguna Threads," kata kepala Instagram Adam Mosseri.

    BACA JUGA
    ADVERTISEMENT

    Threads juga akan menampilkan tren yang terkait dengan politik dan pemilihan umum. Meskipun Meta telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi merekomendasikan konten politik dalam rekomendasi mereka, fitur trending ini tidak akan terpengaruh oleh pembatasan tersebut.

    "Konten politik bisa menjadi sebuah topik. Kami hanya akan menghapus topik politik jika melanggar pedoman komunitas kami atau kebijakan integritas lain yang berlaku," kata juru bicara Meta kepada Engadget.

    BACA JUGA

    Meskipun sebagian besar isi yang muncul akan ditentukan oleh kecerdasan buatan, Meta berencana untuk melakukan beberapa kurasi terhadap apa yang dianggap sebagai topik yang sedang tren. Tim yang terdiri dari spesialis konten akan memastikan topik tersebut sesuai dengan pedoman komunitas mereka dan tidak duplikat, tidak masuk akal, atau menyesatkan.

    Saat ini, fitur topik yang sedang tren saat ini masih dalam tahap uji coba kecil, tetapi Zuckerberg menyatakan fitur tersebut akan tersedia di lebih banyak negara dan bahasa setelah disesuaikan lebih lanjut.

    Komentar
    Additional JS