Samsung Pasang Aplikasi Buatan Israel Dicurigai untuk Kumpulkan Data Pengguna - SINDOnews
2 min read
Samsung Pasang Aplikasi Buatan Israel Dicurigai untuk Kumpulkan Data Pengguna
Minggu, 28 September 2025 - 17:21 WIB
Samsung Pasang Aplikasi Buatan Israel. FOTO/ Morocco World News
A
A
A
SEOUL - Samsung seri A dan M dilaporkan pasang aplikasi buatan Israel bernama AppCloud, yang dicurigai mengumpulkan data pengguna tanpa sepengetahuan mereka.
BACA JUGA - Samsung Galaxy A32 5G Jadi Ponsel 5G Paling Terjangkau Samsung
BACA JUGA - Samsung Galaxy A32 5G Jadi Ponsel 5G Paling Terjangkau Samsung
Seperti dilansir dari Morocco World News, AppCloudi ini menjadi aplikasi bawaan Samsung dan berjalan di latar belakang, memicu kekhawatiran soal privasi dan keamanan data pengguna.
Menurut laporan tersebut, aplikasi AppCloud muncul di perangkat Samsung tanpa interaksi pengguna, dan fitur pengumpulan data dianggap ilegal.
Aplikasi ini diyakini mengakses data pengguna seperti lokasi, daftar aplikasi yang terpasang, serta identitas pengguna dan mengirimkannya ke server jarak jauh.
Samsung sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ini saat berita awal diumumkan. Namun, isu tersebut segera menjadi perbincangan publik dan memicu permintaan klarifikasi dari pengguna dan pengamat keamanan siber.
AppCloud muncul sebagai aplikasi bawaan (preloaded / system app) di perangkat Samsung tanpa tindakan instalasi manual oleh pengguna.
Aplikasi ini diduga mengakses data perangkat secara diam-diam, termasuk identitas perangkat, aplikasi terpasang, dan metadata lain yang biasanya bersifat sensitif.
Data yang dikumpulkan dikirim ke server pusat, kemungkinan di luar negeri, tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna.
Karena berjalan sebagai aplikasi sistem, AppCloud tidak mudah dihapus oleh pengguna biasa. Kemampuan aplikasi jenis ini untuk beroperasi di latar belakang membuatnya sulit dideteksi jika tidak dilengkapi sistem keamanan atau audit pihak ketiga.
Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa aplikasi sistem seperti ini sangat berbahaya karena memiliki akses mendalam ke perangkat. Jika benar aplikasi tersebut menjalankan fungsi pengumpulan data tanpa izin, maka ini termasuk pelanggaran serius terhadap hak privasi pengguna.
Beberapa komunitas pengguna juga mendorong agar Samsung segera merilis patch keamanan atau pembaruan firmware untuk menonaktifkan atau menghapus AppCloud dari perangkat yang terkena dampak.
Meskipun sebagai aplikasi sistem AppCloud tidak mudah dihapus, ada beberapa langkah mitigasi yang dapat pengguna coba:
Masuk ke pengaturan aplikasi lalu periksa izin aplikasi sistem yang mencurigakan. Batasi akses yang tidak relevan seperti lokasi, kamera, mikrofon apabila memungkinkan.
Gunakan aplikasi keamanan pihak ketiga atau perangkat lunak pemeriksaan root/periksa tugas latar belakang untuk mendeteksi aktivitas tidak biasa.
Pastikan perangkat Samsung Anda menggunakan versi firmware terbaru. Pembaruan sistem sering kali menyertakan perbaikan kerentanan dan patch keamanan.
u
Sebelum melakukan langkah drastis seperti reset pabrik, backup data penting. Hati-hati terhadap aplikasi palsu dengan nama serupa yang bisa menyamar sebagai AppCloud.
(wbs)