0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home AI Asus Featured Gadget Kecerdasan Buatan Smartphone Spesial

    Asus Putar Haluan! Tinggalkan Ekspansi Smartphone, Fokus Garap AI dan Robotika Masa Depan - GadgetDIVA

    6 min read

     

    Asus Putar Haluan! Tinggalkan Ekspansi Smartphone, Fokus Garap AI dan Robotika Masa Depan

    Asus

    GadgetDIVA - Asus resmi memastikan tidak akan lagi memperluas lini produk ponsel pintarnya. Keputusan ini sekaligus menandai perubahan arah strategi besar perusahaan yang kini memilih untuk memfokuskan bisnisnya pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi robotika.

    Langkah tersebut diumumkan langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, dalam pertemuan karyawan akhir tahun yang digelar di Taipei Nangang Exhibition Centre. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perusahaan tidak akan menambah model smartphone baru maupun memperkenalkan kategori ponsel tambahan dalam portofolio produknya.

    Dengan pernyataan ini, Asus sekaligus mengakhiri spekulasi yang beredar dalam beberapa pekan terakhir terkait absennya peluncuran ponsel anyar dari perusahaan asal Taiwan tersebut. Lebih dari sekadar penundaan, kebijakan ini menandakan jeda panjang dalam strategi ekspansi agresif Asus di pasar smartphone global.

    Smartphone Tak Lagi Jadi Prioritas Utama

    Meski begitu, Jonney Shih menegaskan bahwa Asus tidak serta-merta meninggalkan pengguna setianya. Perusahaan tetap berkomitmen memberikan layanan purnajual, pembaruan sistem, serta dukungan teknis bagi pelanggan yang telah menggunakan perangkat Asus.

    Namun demikian, arah bisnis Asus kini tidak lagi bertumpu pada peningkatan volume penjualan ponsel atau upaya menembus segmen pasar baru yang semakin padat persaingan dan tertekan margin keuntungan.

    “Pasar smartphone saat ini sangat kompetitif. Margin semakin tipis, dan inovasi semakin mahal. Karena itu, kami memilih fokus pada teknologi masa depan yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Jonney dalam pertemuan tersebut.

    Dengan kata lain, meski lini smartphone tetap dipertahankan, perannya kini lebih sebagai produk pendukung, bukan lagi sebagai mesin utama pertumbuhan perusahaan.

    Asus Fokus Garap AI dan Robotika

    Sebagai gantinya, Asus mengalihkan fokus bisnisnya ke pengembangan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan. Perusahaan berencana meningkatkan investasi pada sistem AI, termasuk mesin cerdas, robotika, serta perangkat edge computing yang mampu beroperasi dengan intervensi manusia yang minimal.

    Dalam visinya, Asus menyebut arah pengembangan ini sebagai “physical AI”, yaitu teknologi kecerdasan buatan yang terintegrasi langsung dengan perangkat fisik. Konsep ini berbeda dari AI berbasis cloud yang selama ini mendominasi industri teknologi.

    “Physical AI akan menjadi fondasi teknologi masa depan, di mana mesin dapat berpikir, bergerak, dan bekerja secara mandiri di dunia nyata,” jelas Jonney.

    Teknologi ini nantinya akan diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, kesehatan, hingga otomasi industri.

    Fokus ke Server AI dan Sistem Enterprise

    Selain robotika, Asus juga memperluas portofolio bisnisnya di sektor server AI dan sistem komputasi kelas enterprise. Perusahaan melihat permintaan akan infrastruktur AI terus meningkat seiring adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai industri.

    Oleh karena itu, Asus menyiapkan berbagai solusi terintegrasi yang menggabungkan desain perangkat keras dengan perangkat lunak AI canggih. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Asus sebagai pemain utama di industri teknologi global.

    Dengan pengalaman panjang di bidang motherboard, server, dan perangkat komputasi, Asus dinilai memiliki fondasi kuat untuk bersaing di pasar AI yang semakin berkembang pesat.

    Strategi Baru untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

    Keputusan untuk menghentikan ekspansi smartphone bukanlah langkah yang diambil secara instan. Sebaliknya, ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Asus dalam menghadapi perubahan tren industri teknologi.

    Dalam beberapa tahun terakhir, pasar smartphone global mengalami perlambatan pertumbuhan. Sementara itu, biaya riset dan pengembangan terus meningkat, terutama untuk teknologi kamera, chipset, dan layar.

    Di sisi lain, sektor AI justru menunjukkan pertumbuhan eksponensial. Permintaan terhadap server AI, sistem otomasi, dan robotika terus melonjak, didorong oleh transformasi digital di berbagai sektor industri.

    Karena itu, Asus menilai masa depan bisnis teknologi tidak lagi bertumpu pada produk konsumen semata, melainkan pada solusi cerdas yang mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

    Smartphone Asus Tetap Ada, Tapi Berubah Peran

    Dengan arah baru ini, bisnis smartphone Asus tidak sepenuhnya dihentikan. Perusahaan tetap akan memproduksi dan mendukung ponsel yang sudah ada di pasar. Namun, target pertumbuhannya tidak lagi agresif seperti sebelumnya.

    Artinya, pengguna setia Asus masih bisa menikmati layanan purnajual dan pembaruan perangkat lunak, tetapi tidak perlu berharap akan hadirnya banyak model baru setiap tahun.

    Sebaliknya, Asus kini lebih fokus membangun masa depan teknologi melalui AI, robotika, dan sistem komputasi pintar.

    Penutup: Asus Siap Hadapi Era Teknologi Baru

    Perubahan strategi ini menunjukkan bahwa Asus tengah bersiap menghadapi era teknologi baru yang lebih mengandalkan kecerdasan buatan dan otomasi.

    Dengan mengalihkan fokus dari smartphone ke AI dan robotika, Asus ingin memastikan posisinya tetap relevan di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.

    Ke depan, bukan tidak mungkin Asus akan dikenal bukan lagi sebagai produsen ponsel, melainkan sebagai pemain utama dalam pengembangan teknologi AI dan mesin cerdas yang membentuk masa depan dunia digital.

    Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.


    Komentar
    Additional JS