CEO OnePlus India Tegaskan ‘Perusahaan Beroperasi Normal,’ Bantah Keras Rumor Penutupan -
CEO OnePlus India Tegaskan ‘Perusahaan Beroperasi Normal,’ Bantah Keras Rumor Penutupan

CEO OnePlus India, Robin Liu, secara resmi membantah rumor yang menyebutkan bahwa perusahaan ponsel pintar tersebut akan menghentikan operasionalnya. Melalui platform media sosial X, Liu memastikan bahwa OnePlus akan terus beroperasi secara normal, menepis kekhawatiran yang muncul di kalangan pengguna.
Rumor mengenai “pembubaran” OnePlus pertama kali mencuat dalam sebuah laporan dari Android Headlines. Laporan tersebut dengan cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di antara para pelanggan setia OnePlus. Namun, Liu dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar mengenai OnePlus India adalah tidak benar.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Pernyataan ini muncul di tengah serangkaian pengawasan ketat yang dihadapi OnePlus belakangan ini. Sebelumnya, CEO OnePlus China bahkan sempat menghadapi surat perintah penangkapan di Taiwan. Selain itu, catatan Mureks menunjukkan, perusahaan dilaporkan mengalami penurunan penjualan sebesar 20% pada tahun 2024, berdasarkan riset dari Omdia Research.
Menanggapi tantangan tersebut, OnePlus telah melakukan penyesuaian strategi. Hal ini terlihat dari peluncuran OnePlus 15 secara global pada November 2025. Perangkat ini memprioritaskan performa dibandingkan kemampuan pencitraan, sebuah langkah yang membedakannya dari seri Find X9 milik perusahaan induknya, Oppo, yang lebih berfokus pada kamera. Pendekatan ini juga membantu OnePlus menekan harga OnePlus 15 di pasar domestiknya.
Melihat ke depan, informasi yang diterima Mureks menyebutkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas baterai untuk generasi penerus, OnePlus 16. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa OnePlus 16 akan membawa pembaruan baterai yang substansial, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan kebutuhan pengguna.