0
News
    Ingin Cepat Kaya? Kerja, Jangan Judi - Kumpulan Informasi Teknologi Hari ini, Setiap Hari Pukul 16.00 WIB
    Home Android Aplikasi Featured Gadget Instabridge Nova Launcher Smartphone Spesial

    Nova Launcher Kini Milik Instabridge, Iklan Berpotensi Hadir di Versi Gratis - Mureka

    5 min read

     

    Nova Launcher Kini Milik Instabridge, Iklan Berpotensi Hadir di Versi Gratis



    Pengembang peluncur  populer, , kini resmi berada di bawah kepemilikan Instabridge, sebuah perusahaan asal Swedia yang dikenal dengan aplikasi pencari hotspot Wi-Fi. Akuisisi ini diumumkan Instabridge melalui unggahan blog pada Selasa, 20 Januari 2026, memicu spekulasi dan kekhawatiran di kalangan pengguna terkait masa depan aplikasi tersebut.

    Akuisisi dan Potensi Iklan

    Akuisisi dan Potensi Iklan

    Dalam pernyataannya, Instabridge menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas Nova Launcher, memastikan kompatibilitas dengan versi Android modern, dan melanjutkan pemeliharaan aktif. “Nova tidak akan ditutup,” demikian pernyataan resmi Instabridge.

    Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

    Namun, di sisi lain, Instabridge juga menyatakan sedang “mengevaluasi opsi berbasis iklan” untuk versi gratis Nova Launcher. Kekhawatiran pengguna semakin menguat setelah pembaruan terbaru Nova Launcher terdeteksi mengandung tracker untuk Facebook Ads dan Google AdMob. Catatan Mureks menunjukkan, beberapa pengguna di Reddit bahkan telah melaporkan melihat iklan muncul, sebagaimana diberitakan oleh Android Authority. Instabridge memastikan bahwa Nova Launcher Prime, versi berbayar dari peluncur ini, akan “tetap bebas iklan.”

    Masa Depan Sumber Terbuka dan Janji yang Belum Terpenuhi

    Masa Depan Sumber Terbuka dan Janji yang Belum Terpenuhi

    Akuisisi ini terjadi setelah serangkaian perubahan signifikan di tubuh Nova Launcher. Tahun lalu, pendiri sekaligus pengembang tunggal Nova Launcher, Kevin Barry, mengumumkan kepergiannya dari Branch Metrics, perusahaan induk Nova sebelumnya. Kepergian Barry ini menyusul gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa hampir seluruh tim pengembang Nova pada tahun 2024.

    Salah satu isu krusial yang muncul adalah janji open-sourcing Nova Launcher. Mantan CEO Branch, Alex Austin, sebelumnya pernah menyatakan secara publik bahwa “Jika Kevin (Barry) pergi, ada kontrak bahwa kode akan di-open source dan diserahkan kepada komunitas.” Namun, Barry mengungkapkan bahwa saat ia meninggalkan Branch, ia “diminta untuk berhenti mengerjakan Nova Launcher dan upaya open-sourcing.”

    Hingga kini, Instabridge menyatakan masih “secara aktif mengevaluasi” kemungkinan untuk menjadikan Nova Launcher sebagai proyek sumber terbuka. Kevin Barry, dalam wawancaranya dengan The Verge, mengaku belum dihubungi oleh Instabridge terkait hal ini. “Kontrak memang rumit, tetapi pernyataan dan janji yang dibuat kepada komunitas dari Alex/Branch sangat lugas dan belum dihormati,” ujar Barry.

    Barry berpendapat bahwa open-sourcing “harus menjadi komponen” untuk membangun kembali kepercayaan komunitas. “Rumit untuk membangun, memelihara, dan memonetisasi sebuah peluncur. Saya ingin melihat mereka mengembangkan Nova sepenuhnya sebagai proyek sumber terbuka sejati, tetapi saya juga memahami bahwa itu mungkin tidak sesuai dengan model bisnis mereka,” kata Barry. Ia menambahkan, “Saya pikir komunitas akan senang melihat setidaknya kode Nova 8.1 sebagai sumber terbuka.”

    Menurut Barry, persiapan untuk open-sourcing versi 8.1 sudah rampung, termasuk pembersihan kode dan penghapusan kunci API. “Persetujuan hukum Branch sudah ada, dan saya yakin tim hukum Instabridge baru saja meninjau semuanya untuk akuisisi. Pekerjaan berat sudah selesai. Mereka hanya perlu membuat keputusan. Waktunya juga sekarang,” tegasnya. Barry percaya bahwa bahkan jika Nova 9 tetap tertutup, merilis Nova 8.1 sebagai sumber terbuka akan menunjukkan kepada komunitas bahwa Nova berada di tangan yang tepat setelah ketidakpastian ini.

    Hingga berita ini diturunkan, Instabridge maupun Branch belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.


    Komentar
    Additional JS