Artajasa dan Ant International Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Pembayaran Lintas Negara dan Inovasi AI - Mureks
PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) dan Ant International resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Singapura. Kerja sama ini bertujuan utama untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem pembayaran digital di Indonesia, dengan fokus pada integrasi transaksi lintas negara, inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di kancah global.
Penandatanganan MoU yang berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026, tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur & Chief Executive Officer Artajasa, Armand Hermawan, bersama Head of Strategic Partnership Office untuk Alipay+, Ant International, Pan Yan. Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman pembayaran yang lebih praktis dan efisien, baik bagi warga negara Indonesia yang bertransaksi di luar negeri maupun wisatawan internasional yang berkunjung ke Tanah Air.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Armand Hermawan menegaskan pentingnya kolaborasi ini. “Ant International merupakan tolok ukur global dalam pembayaran digital, sehingga kemitraan ini menjadi sangat strategis,” ujarnya, sebagaimana dihimpun Mureks, Rabu (21/1/2026). Ia menambahkan bahwa konektivitas dengan ekosistem global Ant International akan meningkatkan daya saing sistem pembayaran domestik Indonesia di tingkat internasional.
Selain aspek pembayaran, kerja sama ini juga menitikberatkan pada pengembangan inovasi mobile berbasis AI. Pemanfaatan teknologi AI diharapkan mampu meningkatkan keamanan transaksi, efisiensi operasional, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Bagi sektor UMKM, kemitraan ini membuka gerbang peluang besar untuk memperluas jangkauan bisnis mereka. Dengan dukungan solusi digitalisasi dan akses ke ekosistem global Ant International, pelaku UMKM Indonesia dapat memanfaatkan teknologi pembayaran modern, perangkat pendukung pertumbuhan usaha, serta konektivitas dengan konsumen internasional.
Artajasa sendiri dikenal sebagai pemain kunci dalam infrastruktur sistem pembayaran nasional, termasuk sebagai operator terbesar layanan QRIS yang telah menjangkau lebih dari 41 juta merchant di seluruh Indonesia. Sementara itu, Ant International, melalui solusi teknologi finansialnya seperti Alipay+, membawa kapabilitas pembayaran berbasis AI serta platform yang telah terhubung dengan ratusan juta merchant di lebih dari 100 pasar global. Pencapaian ini memungkinkan transfer pengetahuan dan teknologi yang relevan bagi pengembangan ekosistem pembayaran di Indonesia.
Kedua belah pihak optimistis bahwa implementasi awal kolaborasi ini pada tahun 2026 akan memperkuat mobilitas transaksi lintas negara, meningkatkan daya saing industri pembayaran nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang lebih inklusif, khususnya bagi sektor UMKM.