TheoTown Kembali Populer! Begini Cerita Game Lawas yang Viral di Indonesia - Viva
Jakarta, VIVA – Game simulasi pembangunan kota TheoTown mendadak mencuri perhatian para gamer Indonesia pada awal 2026. Padahal, game ini bukan judul baru.
TheoTown telah hadir sejak hampir satu dekade lalu dan dikenal sebagai game simulasi kota bergaya pixel art yang ringan serta fleksibel.
Namun berkat media sosial dan kreativitas pemain lokal, TheoTown kini menjelma menjadi fenomena digital yang ramai diperbincangkan.
Lonjakan popularitas TheoTown di Indonesia menunjukkan bahwa sebuah game lama masih bisa kembali viral ketika bertemu dengan konteks sosial yang tepat dan komunitas yang aktif.
TheoTown, Game Lama dengan Konsep yang Tetap Relevan
TheoTown adalah game simulasi pembangunan kota yang memberi pemain peran sebagai wali kota. Pemain bertanggung jawab penuh atas perencanaan kota, mulai dari membangun jalan, kawasan perumahan, industri, hingga fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan transportasi publik.
Tidak hanya membangun, pemain juga harus mengatur:
- Anggaran dan pajak
- Kepuasan warga
- Distribusi layanan publik
- Dampak pembangunan terhadap lingkungan
Konsep inilah yang membuat TheoTown terasa realistis. Setiap keputusan memiliki konsekuensi, baik berupa pertumbuhan ekonomi, protes warga, hingga kekacauan kota.
Alasan TheoTown Mendadak Viral di Indonesia
Popularitas TheoTown di Indonesia tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor utama yang mendorong game ini kembali naik daun.
1. Sensasi “Mendadak Jadi Pemimpin”
Banyak pemain Indonesia tertarik karena TheoTown memberi ruang untuk merasakan bagaimana sulitnya menjadi pemimpin. Dalam game ini, kebijakan pajak, pembangunan besar-besaran, atau pengabaian lingkungan langsung berdampak pada reaksi warga.
Hal ini memunculkan pengalaman unik: pemain bisa merasakan tekanan sebagai wali kota, sekaligus melihat dampak kebijakan secara instan dalam dunia virtual.
2. Media Ekspresi, Satire, dan Humor Sosial
TheoTown tidak hanya dimainkan secara serius. Banyak pemain Indonesia justru menjadikannya media satire sosial. Berbagai skenario sengaja dibuat ekstrem, seperti:
- Pajak dinaikkan setinggi mungkin hingga warga marah
- Pembangunan industri tanpa perencanaan yang berujung banjir
- Kota dibuat kacau lalu “diselamatkan” secara dramatis
Skenario ini direkam dan dibagikan di media sosial, terutama TikTok dan X, sehingga menarik perhatian pengguna lain dan memicu rasa penasaran.
3. Plugin Lokal dan Kreativitas Komunitas
Salah satu kekuatan TheoTown adalah dukungan plugin buatan komunitas. Pemain Indonesia memanfaatkan fitur ini untuk menambahkan elemen khas lokal, seperti:
- Bangunan pemerintahan
- SPBU, pasar, dan fasilitas umum ala Indonesia
- Landmark dan gaya kota yang terasa familiar
Hal ini membuat kota virtual terasa dekat dengan realitas sehari-hari, sehingga pemain merasa lebih terhubung dengan game tersebut.
4. Ringan dan Mudah Diakses
TheoTown dikenal sebagai game yang ringan dan tidak menuntut spesifikasi tinggi. Game ini bisa dimainkan di ponsel maupun PC dengan perangkat sederhana. Faktor ini sangat penting di Indonesia, karena membuat TheoTown dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan tanpa perlu perangkat mahal.
Komunitas Indonesia yang Semakin Aktif
Lonjakan pemain Indonesia membuat komunitas TheoTown semakin hidup. Diskusi tentang strategi pembangunan, pamer desain kota, hingga berbagi plugin lokal ramai dilakukan di forum dan media sosial. Bahkan, fenomena ini sempat menarik perhatian pengembang karena jumlah pemain Indonesia meningkat secara signifikan dalam waktu singkat.
Interaksi antara pemain dan pengembang pun semakin terbuka, menciptakan ekosistem komunitas yang sehat dan kreatif.
Bangunan Monas di Game TheoTown
- YouTube
TheoTown membuktikan bahwa usia game bukanlah penghalang untuk kembali populer. Dengan gameplay yang solid, komunitas kreatif, dan relevansi dengan realitas sosial, game simulasi kota ini berhasil mencuri perhatian pemain Indonesia.
Fenomena “mendadak jadi wali kota” lewat TheoTown menjadi contoh bagaimana game lama dapat menemukan kehidupan baru ketika dimainkan dengan cara yang segar, kontekstual, dan penuh kreativitas.