0
News
    Home AI Berita Featured Kecerdasan Buatan Marketplace Spesial

    Adopsi AI Meningkat, Lintasarta Hadirkan 'Marketplace' Layanan Berbasis AI - detik

    4 min read

     

    Adopsi AI Meningkat, Lintasarta Hadirkan 'Marketplace' Layanan Berbasis AI

    Dhafin Armia - detikInet


    Foto: dok. Lintasarta
    Jakarta -

    Adopsi kecerdasan buatan (AI) kian masif di berbagai sektor. Namun, di lapangan banyak perusahaan masih menghadapi tantangan ketika masuk tahap implementasi, mulai dari integrasi ke sistem yang sudah berjalan, kesiapan infrastruktur komputasi, proses pengadaan yang panjang, hingga tuntutan keamanan serta kedaulatan data.

    Menjawab kebutuhan itu, Lintasarta menyediakan solusi digital terintegrasi yang berangkat dari problem industri, bukan sekadar menawarkan platform. Dengan menghadirkan Lintasarta menghadirkan Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU), perusahaan menargetkan implementasi AI bisa berjalan lebih cepat, lebih aman, dan lebih terukur, tanpa membebani tim teknis dengan kompleksitas integrasi yang berlapis.

    Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro, menjelaskan Indonesia sebenarnya punya modal inovasi AI yang kuat. Namun, agar adopsinya berdampak nyata di industri, dibutuhkan 'wadah' yang mampu menyatukan berbagai solusi dalam satu ekosistem, memperlancar kolaborasi antarpelaku, serta memastikan aspek keamanan data terpenuhi, sehingga proses implementasi bisa lebih sederhana.

    "Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat. Namun, agar dampaknya optimal, dibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antarpelaku ekosistem, memastikan keamanan data, serta mempercepat implementasi secara terukur. AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien," ujar Nurendrantoro dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

    Menurutnya, model AI marketspace membuat solusi lebih mudah diintegrasikan, diimplementasikan, hingga diskalakan dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman. Dengan begitu, industri dapat mengurangi kerumitan teknis sekaligus mempercepat time-to-value dari penerapan AI.

    Ilustrasi layanan Lintasarta.Ilustrasi layanan Lintasarta. Foto: dok. Lintasarta

    AI marketspace berbasis fondasi 4C

    Lintasarta memposisikan AI marketspace sebagai 'kendaraan' strategis untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan use case yang relevan, dari tahap pemetaan tantangan sampai implementasi. Pendekatan ini dibangun di atas fondasi 4C Lintasarta, yakni Connectivity untuk keandalan sistem, Cloud untuk skalabilitas infrastruktur, Cyber Security untuk keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk orkestrasi ekosistem, sehingga penerapan solusi bisa lebih cepat, aman, dan terstandardisasi.

    Sebagai wujud implementasi, LAMPU yang mengorkestrasi berbagai layanan digital dan AI, seperti Software as a Service (SaaS), compute services, Application Programming Interface (API) services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics.

    Melalui pendekatan ini, Lintasarta menekankan fokusnya tetap pada penyediaan solusi yang relevan dan berdampak untuk kebutuhan bisnis industri, dengan memanfaatkan kapabilitas 4C sebagai tulang punggung.

    Momentum Menuju Indonesia Emas 2045

    Lintasarta menilai Indonesia punya peluang menjadi kekuatan AI regional, ditopang pertumbuhan ekonomi digital, penetrasi teknologi, dan perkembangan talenta. Dengan pendekatan AI marketspace, Lintasarta ingin mengambil peran sebagai enabler sekaligus ecosystem builder untuk mempercepat akselerasi AI nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

    Informasi terbaru dan produk unggulan Lintasarta dapat diakses melalui Instagram @lintasarta.official, LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.


    Komentar
    Additional JS