0
News
    Home Berita China Featured Satelit Spesial

    China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit - SindoNews

    4 min read

     

    China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit


    Rabu, 11 Februari 2026 - 08:01 WIB


    China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro . FOTO/ DAILY

    LONDON - China dilaporkan sedang mengembangkan sistem penggerak gelombang mikro daya tinggi (HPM) yang berpotensi menghancurkan atau melumpuhkan satelit di orbit Bumi rendah (LEO), termasuk jaringan Starlink milik SpaceX.


    Seperti dilansir dari South China Morning Post. China telah mengembangkan sistem penggerak gelombang mikro daya tinggi (HPM) yang disebut TPG1000Cs yang dapat merusak atau melumpuhkan satelit di orbit Bumi rendah, termasuk Starlink milik SpaceX.

    TPG1000Cs dapat menghasilkan energi gelombang mikro hingga 20 gigawatt dan menembak selama 60 detik tanpa henti, jauh lebih efektif daripada sistem sebelumnya.

    Sistem ini memiliki kemampuan untuk menghancurkan satelit LEO tanpa menciptakan puing-puing luar angkasa dan telah diuji hingga 200.000 pulsa stabil, dengan potensi penggunaan dalam konflik militer.

    Sistem baru, yang dikenal sebagai TPG1000Cs, dikembangkan oleh para peneliti di Institut Teknologi Nuklir Barat Laut (NINT).

    Sistem ini dapat menghasilkan energi gelombang mikro hingga 20 gigawatt (GW) dan menembak terus menerus selama 60 detik, sebuah lompatan besar dibandingkan dengan penggerak HPM generasi sebelumnya yang hanya dapat beroperasi selama beberapa detik.

    Dengan panjang sekitar 4 meter dan berat 5 ton, TPG1000Cs jauh lebih kompak daripada sistem sebelumnya yang dapat mencapai 10 meter dan lebih dari 10 ton.

    Dimensi ini memungkinkan penggerak untuk dipasang pada truk, kapal, pesawat terbang, dan bahkan dikirim ke orbit sebagai senjata luar angkasa.

    Menurut para peneliti, hanya 1 GW energi gelombang mikro sudah cukup untuk menghancurkan satelit LEO.

    Dengan daya 20 GW, sistem ini mampu menyebabkan gangguan besar pada satelit komunikasi tanpa menciptakan puing-puing luar angkasa — sebuah keunggulan strategis dibandingkan penggunaan rudal anti-satelit (ASAT).

    Gelombang mikro berdaya tinggi juga terbukti efektif dalam melumpuhkan elektronik drone; sirkuit internalnya terbakar karena lonjakan energi yang dihasilkan. Teknologi yang sama dapat digunakan untuk menonaktifkan komunikasi musuh dan mematikan jaringan internet dalam peperangan modern.

    Studi terbaru tentang TPG1000C, yang diterbitkan dalam jurnal High Power Laser and Particle Beams, menegaskan bahwa penggeraknya telah diuji hingga 200.000 pulsa stabil selama operasi uji coba.

    China juga sebelumnya telah menyatakan kekhawatiran tentang penggunaan jaringan satelit raksasa seperti Starlink dalam konflik militer, khususnya di Ukraina.

    (wbs)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    China Dilanda Gelombang...

    China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial

    Komentar
    Additional JS