0
News
    Home Berita Featured Google Internet Spesial

    Google Hampir Dijual Rp 25 Miliar, Sekarang Tembus Rp 67 Ribu Triliun - detik

    3 min read

     

    Google Hampir Dijual Rp 25 Miliar, Sekarang Tembus Rp 67 Ribu Triliun

    Anggoro Suryo - detikInet


    Foto: REUTERS/Annegret Hilse

    Jakarta -

    Sejak pertama dikembangkan hingga saat ini, Google punya banyak kisah unik. Salah satunya adalah perusahaan ini sempat hampir dijual dengan harga yang sangat murah, terutama jika dibandingkan dengan valuasinya saat ini yang mencapai USD 4 triliun, atau sekitar Rp 67 ribu triliun.

    Pada 1997, Larry Page sempat menawarkan mesin pencari yang ia kembangkan bersama Sergey Brin kepada perusahaan internet Excite dengan harga hanya USD 1,6 juta, atau sekitar Rp 25 miliar.

    Saat itu, Google masih berada di tahap awal dan bahkan belum memakai nama seperti sekarang. Proyek tersebut dikenal sebagai BackRub, dikembangkan ketika Page dan Brin masih menjadi mahasiswa doktoral di Stanford University.

    Proposal penjualan itu mencakup pembayaran USD 600 ribu tunai, USD 700 ribu dalam bentuk saham, serta USD 300 ribu yang dialokasikan untuk Stanford, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (10/2/2026).

    Kesepakatan tersebut pada akhirnya tidak pernah terjadi. Mantan CEO Excite, George Bell, dalam wawancara beberapa tahun kemudian menyebut perusahaannya sebenarnya tidak keberatan dengan nilai pembelian tersebut.

    Namun, masalah muncul pada salah satu syarat utama dari Larry Page, yakni Excite harus mengganti sistem pencarian internal mereka sepenuhnya dengan algoritma Google.

    Permintaan itu menimbulkan ketegangan karena Excite ogah meninggalkan teknologi pencarian miliknya sendiri. Namun ada juga yang menyebut menyebut Google ditolak karena hasil pencariannya dianggap terlalu bagus.

    Kekhawatirannya, jika pengguna menemukan jawaban terlalu cepat, mereka akan lebih cepat meninggalkan situs. Hal itu dinilai bisa menurunkan waktu kunjungan dan berdampak pada pendapatan iklan, yang menjadi model bisnis utama portal internet saat itu.

    Ironisnya, kondisi tersebut kini justru sering dikaitkan dengan Google dalam beberapa tahun terakhir. Kualitas hasil pencarian dinilai menurun karena fokus monetisasi, meningkatnya spam, serta tantangan baru dari generative AI.

    Pada akhir 1990-an, Excite termasuk nama besar internet dan sempat menjadi salah satu situs paling ramai dikunjungi. Namun pamornya meredup seiring naiknya Google dan pesaing lain.

    Kini, Excite hanya menjadi situs kecil setelah diakuisisi Ask Jeeves dan dikelola oleh grup media IAC, jauh dari kejayaannya sebagai ikon awal web.


    Komentar
    Additional JS