0
News
    Home Berita Featured QRIS Spesial UMKM

    QRIS Tap Jadi Strategi Percepatan Digitalisasi UMKM Nasional - detik

    3 min read

     

    QRIS Tap Jadi Strategi Percepatan Digitalisasi UMKM Nasional

    Agus Tri Haryanto - detikInet


    Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
    Jakarta -

    Layanan QRIS Tap diyakini sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong percepatan transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Sistem pembayaran berbasis sentuhan ini dinilai mampu mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, serta memperluas inklusi keuangan di kalangan pelaku usaha.

    Melalui penerapan QRIS Tap, pelaku UMKM dapat menerima pembayaran non-tunai dengan proses yang lebih praktis tanpa perlu memindai kode QR secara manual.

    Skema ini juga meminimalkan kontak fisik dan mengurangi potensi kesalahan transaksi, sehingga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi konsumen maupun pedagang.

    Upaya perluasan adopsi QRIS Tap di kalangan UMKM salah satunya dilakukan melalui sosialisasi dan implementasi di sembilan kota besar, yakni Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, Solo, Palembang, Banjarmasin, Bekasi, dan Surabaya. Inisiatif ini mendorong semakin banyak pelaku UMKM untuk mulai beralih ke sistem pembayaran digital sebagai bagian dari modernisasi usaha.

    Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital.

    Adapun kolaborasi ini bertujuan mendukung transformasi ekonomi berbasis teknologi serta menghadirkan transaksi yang lebih aman dan mudah bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor fashion dan industri kreatif.

    CEO Netzme Vicky Ganda Saputra mengatakan, penerapan QRIS Tap di berbagai kota diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru di kalangan UMKM dalam menerima pembayaran non-tunai.

    "Kami berharap event ini menjadi salah satu sarana sosialisasi yang efektif sekaligus mendorong terciptanya tren positif di kalangan pelaku usaha dalam menerima pembayaran non-tunai sebagai bagian dari gaya transaksi modern dan efisien," kata Vicky dikutip Sabtu (7/2/2026).

    Selain QRIS Tap, Netzme bersama Hijra Bank juga memperkenalkan QRIS Soundbox Syariah (Bilal) sebagai perangkat pendukung transaksi digital bagi UMKM. Perangkat ini menghadirkan notifikasi suara transaksi secara real-time untuk memastikan kejelasan pembayaran, meminimalkan kesalahan, serta meningkatkan rasa aman dan kepercayaan dalam bertransaksi.

    Penerapan QRIS Tap dan perangkat pendukung tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan tingkat digitalisasi UMKM di berbagai daerah, memperkuat efisiensi operasional, serta membantu pelaku usaha lokal beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital yang semakin berkembang.

    Sebagai konteks, sosialisasi penggunaan QRIS Tap kepada UMKM dilakukan dalam rangkaian Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) 2026 yang digelar di sembilan kota dan melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM.

    Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menilai digitalisasi, termasuk dalam sistem pembayaran, merupakan fondasi penting bagi penguatan ekonomi kreatif daerah.

    "Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya industri kreatif, khususnya sektor fashion, agar mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun global," ungkapnya.


    Komentar
    Additional JS