0
News
    Home Aplikasi Berita Dunia Internasional Featured Internet Rusia Spesial VPN WhatsApp YouTube

    Rusia Makin Ketat! YouTube dan WA Resmi Diblokir, VPN Mulai Eror? Cek Faktanya di Sini! - Konteks

    3 min read

     

    Rusia Makin Ketat! YouTube dan WA Resmi Diblokir, VPN Mulai Eror? Cek Faktanya di Sini! - Konteks.co.id



    KONTEKS.CO.ID - Kabar kurang sedap datang dari Negeri Beruang Merah.

    Regulator internet Rusia, Roskomnadzor, baru saja mengambil langkah ekstrem dengan menghapus domain youtube.com dan WhatsApp dari server DNS nasional mereka.

    Efeknya? Tanpa "bantuan" VPN, warga Rusia dipastikan deadlock alias nggak bisa akses dua platform raksasa tersebut.

    Baca Juga:

    Langkah ini disebut-sebut sebagai cara pemerintah memperketat kontrol digital.

    Analoginya simpelnya yaitu jika DNS adalah buku telepon internet, Rusia baru saja menghapus nomor YouTube dan WA dari daftar tersebut, sehingga perangkat pengguna nggak bisa lagi "nyambung" ke alamat tujuan.

    Bye-bye YouTube, Hello NDNS!

    Bukan cuma sekadar blokir biasa, Rusia kini mewajibkan seluruh penyedia layanan internet menggunakan National Domain Name System (NDNS).

    Baca Juga:

    Sistem ini ibarat direktori internet eksklusif milik negara yang bikin pemerintah bebas menyaring situs apa pun yang dianggap nggak sejalan.

    Pakar sensor internet, Michael Klimarev, menyebut sistem ini sebagai bagian dari Sovereign Internet Law.

    "Ini semacam direktori internet alternatif yang wajib digunakan oleh seluruh penyedia layanan telekomunikasi di Rusia," ungkap Klimarev via kanal Telegram zatelecom.

    Baca Juga:

    Selain YouTube dan WhatsApp, daftar "korban" NDNS makin panjang, mencakup media internasional seperti BBC, Radio Liberty, hingga platform milik Meta (Facebook & Instagram).

    VPN Mulai 'Engap', Ada Risiko Phishing?

    Meski warga Rusia sudah terbiasa pakai VPN untuk bypass sensor, kondisinya sekarang makin tricky.

    Digital Iron Curtain: Rusia resmi 'Cut Off' YouTube dan WA, netizen mulai panik? (Whatsapp)

    Berdasarkan survei, sekitar 24% pengguna mengaku tetap mengalami gangguan meski sudah pakai VPN.

    Baca Juga:

    Teknologi Deep Packet Inspection (DPI) yang dipakai pemerintah sukses bikin koneksi jadi super lemot.

    Para pengguna pun curhat di kolom komentar.

    ​"Bahkan dengan VPN, koneksi terasa lambat dan tidak stabil. Tanpa VPN, hampir tidak ada situs yang bisa dibuka," keluh salah satu netizen di kanal YouTube DW.

    Baca Juga:

    Klimarev juga mewanti-wanti adanya risiko IP Spoofing.

    Alih-alih masuk ke situs asli, pengguna bisa saja diarahkan ke situs palsu buatan otoritas untuk mencuri data pribadi.

    Jika tren ini berlanjut, Rusia diprediksi bakal punya ekosistem internet sendiri yang benar-benar terisolasi dari dunia luar.***

    Komentar
    Additional JS