0
News
    Home Afeela Berita Featured Honda Mobil Listrik Sony Spesial

    Mimpi Mobil Listrik Futuristik Kandas: 5 Alasan Sony dan Honda Suntik Mati Afeela! - SindoNews

    6 min read

     

    Mimpi Mobil Listrik Futuristik Kandas: 5 Alasan Sony dan Honda Suntik Mati Afeela!


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Kamis, 26 Maret 2026 - 18:54 WIB

    Prototipe mobil listrik canggih Afeela yang kini tinggal kenangan setelah Sony dan Honda resmi menghentikan proyek kerja sama mereka di tengah lesunya pasar otomotif 2026. Foto: Sony

    JAKARTA - Mimpi besar dua raksasa teknologi dan otomotif Jepang akhirnya kandas di tengah jalan setelah Sony dan Honda resmi menghentikan proyek mobil listrik (EV) ambisius mereka, Afeela.

    Keputusan dramatis ini menjadi cerminan kerasnya realitas pasar otomotif global pada 2026, di mana pergeseran minat konsumen dan dinamika politik secara paksa membongkar ulang strategi elektrifikasi pabrikan dunia.

    Menyatukan raksasa elektronik dan penguasa jalanan dalam payung perusahaan patungan Sony Honda Mobility (SHM) pada 2022 awalnya menjanjikan sebuah revolusi mobilitas.

    Publik sempat dibuat terpukau oleh purwarupa konsep sedan Sony di ajang CES 2020, yang kemudian disusul dengan konsep SUV pada 2021.

    Rencananya, pengiriman perdana Afeela 1 tipe Signature yang dibanderol seharga USD102.900 akan dilakukan akhir tahun ini, disusul tipe Origin yang lebih terjangkau di angka USD89.900 pada jadwal debut 2027.

    Ironisnya, meski tahap pra-produksi telah bergulir di Pabrik Mobil East Liberty milik Honda di Ohio, proyek patungan yang belum genap berumur 4 tahun ini harus dihentikan secara prematur.

    Manajemen memastikan seluruh biaya reservasi pelanggan akan dikembalikan sepenuhnya.

    Mimpi Mobil Listrik Futuristik Kandas: 5 Alasan Sony dan Honda Suntik Mati Afeela!

    Menganalisis data dan dinamika pasar terkini, tragedi otomotif ini merupakan kulminasi dari lima faktor fundamental yang meruntuhkan ekosistem EV:

    1.⁠ ⁠Pencabutan Subsidi Federal AS: Penurunan tajam permintaan EV sangat dipengaruhi oleh hilangnya insentif pajak federal pada tahun pertama pemerintahan Presiden Trump pasca-terpilih kembali. Tanpa stimulus negara, harga EV menjadi sangat tidak kompetitif.

    2.⁠ ⁠Pergeseran Ekstrem Minat Konsumen: Hilangnya insentif memicu konsumen untuk memutar haluan, bermigrasi massal kembali ke kendaraan hibrida berbahan bakar bensin maupun mobil konvensional murni.

    Mimpi Mobil Listrik Futuristik Kandas: 5 Alasan Sony dan Honda Suntik Mati Afeela!

    3.⁠ ⁠Perombakan Strategi Internal Honda: Pada 12 Maret 2026, Honda tiba-tiba membatalkan proyek EV internalnya, yakni jajaran sedan dan SUV Honda 0, serta crossover Acura RSX dan ZDX. Hal ini memutus rantai pasokan SHM. "Sebagai akibat dari penilaian ulang Honda terhadap strategi elektrifikasi mobilnya. SHM tidak akan dapat memanfaatkan teknologi dan aset tertentu yang awalnya direncanakan," jelas manajemen dalam pernyataan resminya.

    4.⁠ ⁠Menghindari Jurang Kerugian Raksasa: Langkah ini adalah strategi cut loss. Honda diproyeksikan mencatat kerugian hingga USD15,8 miliar imbas pembatalan lini 0 Series dan Acura RSX. Memaksakan produksi Afeela, yang model pertamanya maupun model keduanya kini dibatalkan, hanya akan menghancurkan neraca keuangan perusahaan.

    5.⁠ ⁠Runtuhnya Tren EV Global: Sony dan Honda pada akhirnya hanya bersikap realistis mengikuti tren industri. Pesaing lain telah mengibarkan bendera putih; Hyundai mematikan sedan Ioniq 6 dan Electrified G80 mewahnya, Ram menyudahi produksi truk listrik 1500, dan Volvo mengakhiri kiprah EX30 (khusus di AS).

    Meski proyek mobil ini gagal total, kedua entitas menegaskan tidak akan bubar jalan. Mereka akan "meninjau arah bisnis SHM" dan mengumumkan "posisi jangka menengah hingga panjang, serta kontribusi terhadap masa depan mobilitas, pada kesempatan paling awal."
    Pada akhirnya, matinya Afeela membuktikan bahwa visi paling futuristik pun harus tunduk pada kerasnya rasionalitas pasar.

    (dan)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    5 Kapal Selam Serang...

    5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi

    Komentar
    Additional JS