Pengguna ChatGPT Ramai-Ramai Beralih ke Claude, Fitur Transfer Data Baru dari Anthropic Picu Migrasi Massal - qoo10
Pengguna ChatGPT kini semakin banyak beralih ke Claude, chatbot AI besutan Anthropic, seiring perubahan kebijakan besar yang dilakukan oleh kedua perusahaan. Perpindahan massal ke Claude terjadi di tengah meningkatnya ketidakpuasan terhadap ChatGPT, terutama sejak OpenAI membuka kerjasama dengan Pentagon yang memicu kekhawatiran privasi pengguna.
Anthropic menanggapi tren ini dengan meluncurkan fitur baru yang memudahkan perpindahan akun dan data dari platform AI lain, termasuk ChatGPT. Fitur ini memungkinkan pengguna memindahkan preferensi serta riwayat interaksi hanya dengan beberapa langkah sederhana.
Alasan Pengguna Pindah ke Claude
Salah satu faktor utama yang mendorong perpindahan ke Claude adalah keputusan Anthropic menolak permintaan Pentagon untuk penggunaan AI tanpa batas. Anthropic lebih memilih kehilangan kontrak kerja sama tersebut daripada membiarkan teknologinya berpotensi digunakan untuk pengawasan massal atau pengembangan senjata otonom.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari banyak pengguna yang peduli terhadap etika penggunaan kecerdasan buatan. Sebaliknya, OpenAI justru menyetujui kerja sama dengan Pentagon untuk “segala tujuan yang legal,” meskipun telah menegaskan tidak akan membiarkan sistem AI-nya dipakai untuk pengawasan domestik atau senjata otomatis.
Perbedaan kebijakan tersebut memperjelas posisi kedua perusahaan di mata publik. Data Downdetector dan laporan unduhan menunjukkan aplikasi Claude mengalami lonjakan instalasi lebih dari 51 persen, sedangkan ChatGPT justru mengalami kenaikan uninstall sebanyak 295 persen dalam waktu singkat.
Cara Memindahkan Data dari ChatGPT ke Claude
Anthropic merancang proses perpindahan data yang ramah pengguna agar pengalaman transisi semakin mudah. Berikut teknik yang bisa dilakukan siapa saja yang ingin memindahkan preferensi dan konteks percakapan dari ChatGPT ke Claude:
- Masuk ke menu Settings di ChatGPT. Pilih Personalisation, lalu buka Memory. Klik pada bagian Manage untuk mengatur atau menyalin preferensi pribadi.
- Alternatif lain, ekspor seluruh riwayat chat dengan ChatGPT melalui menu Data Control di Settings dan pilih Export Data. Berkas riwayat akan dikirim ke email pengguna.
- Setelah data siap, pengguna bisa masuk ke akun Claude. Di menu Settings, buka bagian Capabilities dan aktifkan Memory.
- Mulai chat baru di Claude dan beri perintah seperti, “Berikut konteks penting yang ingin saya ingatkan. Perbarui memori tentang saya dengan informasi ini,” lalu tempelkan data preferensi yang sudah disalin sebelumnya.
- Jika membagikan seluruh riwayat, bisa menggunakan perintah, “Periksa ini dan simpan semua preferensi utama saya.”
Fitur ini mendukung proses adaptasi lebih cepat dan memberikan kemudahan lanjutan bagi pengguna baru Claude tanpa kehilangan riwayat personalisasi yang sudah terbentuk sebelumnya di ChatGPT.
Dampak Kenaikan Trafik Claude
Lonjakan pengguna baru menyebabkan Claude sempat mengalami gangguan layanan selama hampir tiga jam. Ribuan laporan masuk ke Downdetector saat Claude dan Claude Code mengalami kendala akses.
Gangguan ini terjadi tepat setelah Claude menjadi aplikasi AI gratis paling populer di App Store di Amerika Serikat. Fenomena tersebut menandai titik balik di mana Anthropic berhasil menarik massa pengguna dari OpenAI di tengah krisis kepercayaan publik pada topik privasi dan keamanan data.
Persaingan AI Semakin Ketat
Langkah Anthropic memberdayakan pengguna dengan kontrol data yang lebih besar sekaligus menegaskan komitmen pada etika AI. Sementara itu, OpenAI tetap bertahan pada keputusannya menjalin kerja sama strategis dengan lembaga pertahanan, meski menegaskan tidak akan membiarkan penggunaan AI untuk tujuan pengawasan domestik atau senjata otomatis.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa preferensi pengguna kini tak hanya dipengaruhi fitur teknologi, tetapi juga nilai dan etika di balik pengembangan AI. Anthropic menawarkan layanan Claude gratis, dan terbukti lebih diminati dibandingkan ChatGPT dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana terlihat dari tren unduhan di App Store dan pelaporan Downdetector.
Persaingan semakin terbuka, dan pengguna makin kritis memilih chatbot AI yang tidak hanya canggih, tetapi juga memberikan rasa aman serta kepastian etis dalam penggunaan sehari-hari.
Source: www.indiatoday.in