0
News
    Home Berita China E-Commerce Featured Purbaya Yudhi Sadewa Spesial Tokopedia

    Purbaya Berang Ecommerce RI Dikuasai China, Tokopedia Jadi Simbol Perang Pasar Digital Lokal atau Asing? - CNBC Indonesia

    5 min read

     

    Purbaya Berang Ecommerce RI Dikuasai China, Tokopedia Jadi Simbol Perang Pasar Digital Lokal atau Asing?

    Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan perlunya mengurangi dominasi perusahaan asing, khususnya dari China, di sektor e-commerce nasional. Menurutnya, keterlibatan asing dalam penguasaan platform marketplace lokal menyebabkan perputaran uang digital justru mengalir keluar negeri, mengurangi manfaat ekonomi bagi Indonesia.

    Salah satu contoh nyata adalah Tokopedia, ecommerce asli Indonesia yang kini sebagian besar sahamnya dikuasai oleh ByteDance, perusahaan asal China yang juga mengoperasikan platform TikTok Shop di Indonesia. ByteDance memiliki 75,01% saham Tokopedia setelah akuisisi dari GoTo yang memiliki 24,99% saham.

    Dominasi Asing dan Dampaknya

    Purbaya mendapat banyak keluhan mengenai penguasaan bisnis e-commerce Indonesia oleh perusahaan asing. Ia menilai hal ini melemahkan peran pelaku usaha lokal dan mengalihkan keuntungan ke luar negeri. “Kalau marketplace dikuasai asing, khususnya China, maka keuntungannya tidak kembali ke Indonesia,” ujar Purbaya.

    Selain itu, akses pasar digital yang terbuka luas bagi pedagang luar negeri dianggap berpotensi menekan pelaku usaha dalam negeri. Alih-alih mendukung digitalisasi bisnis lokal, kehadiran perusahaan asing malah menyediakan jalur langsung untuk produk-produk China memasuki pasar Indonesia.

    Upaya Penguatan Perusahaan Domestik

    Purbaya menyatakan saat ini tengah mengkaji langkah untuk meningkatkan daya saing perusahaan e-commerce lokal agar mampu menantang dominasi perusahaan asing. Ia membuka peluang menghidupkan kembali perusahaan domestik yang memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar.

    Menurut Purbaya, upaya ini penting bukan hanya sebagai bentuk kedaulatan ekonomi digital, tetapi juga agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas oleh pelaku usaha dan masyarakat Indonesia. Pertumbuhan digitalisasi ekonomi harus disertai dengan peran pengusaha lokal yang diperkuat.

    Konteks Akuisisi ByteDance dan Efisiensi

    Akuisisi Tokopedia oleh ByteDance dilakukan sebagai strategi menggabungkan Tokopedia dan TikTok Shop dalam satu entitas yang lebih kuat di pasar Indonesia. ByteDance menanamkan modal sebesar US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,38 triliun untuk menguatkan bisnis e-commerce ini.

    Namun, langkah akuisisi tersebut juga diikuti dengan restrukturisasi dan efisiensi besar-besaran. Sekitar 420 karyawan Tokopedia dan TikTok Shop terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pertengahan tahun lalu. PHK ini terjadi di berbagai divisi mulai dari teknologi informasi, layanan pelanggan, hingga logistik dan gudang.

    Restrukturisasi tersebut merupakan bagian dari upaya integrasi dan penyesuaian model bisnis mengingat persaingan di industri e-commerce Indonesia yang sangat ketat. Meski ada rumor penutupan Tokopedia, ByteDance membantah dan tetap melanjutkan pengelolaan kedua platform.

    Fakta Penting Mengenai Kepemilikan dan Operasi

    1. ByteDance menguasai 75,01% saham Tokopedia, sedangkan GoTo menyimpan 24,99%.
    2. Investasi ByteDance mencapai US$ 1,5 miliar (sekitar Rp 23,38 triliun).
    3. TikTok Shop Indonesia adalah bisnis e-commerce ByteDance terbesar kedua setelah China dan AS.
    4. Pengurangan tenaga kerja melibatkan sekitar 420 pekerja pada tahun lalu karena upaya efisiensi.
    5. Integrasi bisnis Tokopedia dengan TikTok Shop dilakukan di bawah PT Tokopedia dengan TikTok sebagai pengendali utama.

    Kondisi ini menunjukkan kompleksitas tantangan dan peluang yang dihadapi industri e-commerce Indonesia. Pemerintah dan pelaku usaha lokal dituntut untuk terus memperkuat kemampuan digital dan daya saing agar bisa mengimbangi perkembangan yang didominasi perusahaan asing.

    Purbaya telah menegaskan perlunya kebijakan dan strategi yang mendukung pertumbuhan perusahaan e-commerce lokal. Hal ini dianggap krusial agar manfaat ekonomi digital dapat mengalir secara merata dalam negeri dan memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Upaya tersebut menjadi bagian penting dari kedaulatan digital dan kemandirian ekonomi nasional di era transformasi digital.

    Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnbcindonesia.com

    Komentar
    Additional JS