4 Blunder saat Ngecas HP via USB yang Bikin Pengisian Daya Bermasalah -
KOMPAS.com - Mengisi daya HP lewat kabel USB memang terlihat sepele, tetapi ada beberapa kesalahan yang tanpa disadari justru bisa membuat proses pengisian jadi lambat, tidak stabil, atau bahkan bermasalah.
Mulai dari memakai kabel yang tidak sesuai, mencolokkan HP ke sumber daya yang kurang optimal, hingga tetap menggunakan ponsel saat diisi daya, semua kebiasaan ini dapat memengaruhi performa pengecasan.
Meski sering dianggap hal kecil, dampaknya bisa cukup besar, seperti baterai yang lama penuh, perangkat cepat panas, atau pengisian yang sering putus-nyambung. Lantas, apa saja kesalahan saat ngecas HP via USB yang perlu dihindari? Selengkapnya berikut ini uraiannya.
Baca juga: Berapa Persen Cas HP Sebaiknya Dilakukan? Begini Penjelasannya
Mengabaikan watt charger dan kabel
Tidak semua charger dan kabel USB bisa memberi performa pengisian yang sama. Jika HP mendukung pengisian daya lebih tinggi, tetapi Anda masih memakai adaptor atau kabel lama dengan watt kecil, proses charging bisa jadi lebih lambat.
Baca Juga :
Maka dari itu penting menyesuaikan charger dan kabel dengan kemampuan perangkat agar pengisian lebih optimal.
Terlalu sering mengisi baterai sampai 100 persen
Mengisi baterai sampai penuh memang tidak masalah saat dibutuhkan. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini bisa mempercepat penurunan kapasitas baterai dalam jangka panjang. Untuk baterai lithium-ion, level ideal biasanya berada di kisaran 20 hingga 80 persen agar kondisinya lebih awet.
Baca juga: Benarkah Laser Konser Dapat Merusak Kamera HP? Begini Penjelasannya
Ngecas saat HP terlalu panas atau terlalu dingin
Suhu perangkat sangat memengaruhi proses pengisian daya. Jika HP baru saja terpapar panas matahari atau berada di suhu yang terlalu dingin, pengisian bisa berjalan lebih lambat dan kurang efisien. Dalam kondisi ekstrem, suhu yang tidak ideal juga berisiko merusak kesehatan baterai.
Terlalu sering memakai fast charging saat tidak diperlukan
Fast charging memang praktis, terutama saat Anda sedang buru-buru. Namun, penggunaan daya tinggi terus-menerus akan menghasilkan panas lebih besar.
Meski perangkat modern sudah punya sistem pengaman, terlalu sering mengandalkan fast charging tetap bisa berdampak pada umur baterai dalam jangka panjang.
Baca juga: HP Realme Neo 7 Turbo Meluncur, Baterai Jumbo dan Fast Charging 100 W
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang