Ada Kompensansi untuk Pembeli Pengontrol Game Ini - Viva
Jakarta, VIVA – Microsoft kembali menjadi sorotan setelah ditemukan adanya masalah pada distribusi Xbox Wireless Controller. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa perangkat yang mereka beli tidak menyertakan baterai AA seperti yang seharusnya ada di dalam paket penjualan.
Biasanya, setiap Xbox controller memang dikirim dengan sepasang baterai AA, yang memungkinkan pengguna langsung memainkan perangkat tanpa perlu membeli tambahan. Namun, dalam kasus terbaru ini, sebagian unit yang dikirim sejak akhir 2025 hingga awal 2026 justru datang dalam kondisi kosong tanpa baterai di dalam kemasan.
Menanggapi hal tersebut, Microsoft akhirnya mengakui adanya kesalahan pengiriman pada sebagian kecil unit dan menyatakan bahwa masalah ini hanya memengaruhi “sejumlah terbatas” controller.
Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan menawarkan kompensasi berupa paket baterai isi ulang beserta kabel USB-C kepada pengguna yang terdampak.
Pengguna yang merasa terkena dampak diminta untuk mengecek kelayakan mereka melalui situs resmi Xbox dengan memasukkan nomor seri perangkat. Jika terverifikasi, mereka akan menerima penggantian tanpa biaya tambahan. Proses ini juga dapat dilakukan tanpa perlu menyertakan bukti pembelian, sehingga lebih memudahkan konsumen.
Microsoft menegaskan bahwa semua controller yang diproduksi dan dikirim ke depannya akan kembali menyertakan baterai seperti standar sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga memastikan bahwa hanya unit tertentu dari Xbox Wireless Controller dan Xbox Design Lab yang terdampak masalah ini.
Kejadian ini menjadi perhatian karena baterai AA sudah lama menjadi bagian dari strategi fleksibilitas Xbox, yang memungkinkan pengguna memilih antara baterai sekali pakai atau solusi isi ulang sesuai kebutuhan. Namun, insiden ini menunjukkan bahwa bahkan hal kecil seperti kelengkapan baterai bisa menimbulkan dampak besar terhadap pengalaman pengguna.