Biznet Perkuat Jaringan Internet 2026, Kapasitas Bandwidth Naik 30 Persen - Inilah

(Ki-Ka) Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing; Adil Perkasa, Regional Manager Surabaya. (Foto: Biznet)
Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap koneksi internet yang cepat dan stabil terus melonjak, seiring dengan makin masifnya tren bekerja dari rumah (WFH) dan gaya hidup digital. Merespons tingginya lalu lintas data tersebut, penyedia layanan internet terkemuka, Biznet, mengumumkan langkah agresifnya dalam memperkuat infrastruktur jaringan nasional pada tahun 2026.
Langkah paling nyata yang langsung dapat dirasakan oleh pelanggan adalah peningkatan kapasitas kecepatan internet secara signifikan di awal tahun ini.
Kenaikan Bandwidth hingga 500 Mbps
President Director Biznet, Adi Kusma, mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan penyesuaian layanan besar-besaran sejak Januari 2026.
"Per Januari 2026, kami kembali meningkatkan kapasitas bandwidth 30% lebih besar hingga mencapai 500 Mbps. Menariknya, di beberapa kota dan kabupaten, peningkatan bandwidth ini dibarengi dengan harga layanan yang kami buat lebih terjangkau, mengikuti daya beli masyarakat di wilayah tersebut," tegas Adi.
Langkah ini diambil Biznet untuk memastikan bahwa infrastruktur digital yang mereka hadirkan siap mendukung kelancaran aktivitas WFH, menjaga produktivitas pekerja mobile, dan menunjang sektor pendidikan daring, di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi optimal dari masyarakat.
Sokongan Jaringan Kabel Bawah Laut Raksasa
Peningkatan kecepatan secara drastis ini tentu membutuhkan tulang punggung (backbone) infrastruktur fisik yang tangguh. Untuk itu, Biznet tidak sekadar menambah kapasitas secara software, melainkan membarenginya dengan ekspansi jaringan fiber optic berskala masif.
Sejak Maret 2025 lalu, Biznet telah mengaktifkan jaringan kabel fiber optic bawah laut di Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya.
Inovasi jalur bawah laut ini dirancang untuk menambah kapasitas bandwidth antarkota sekaligus meminimalisir gangguan. Ke depannya, infrastruktur ini akan terintegrasi langsung dengan mega-proyek Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2), sebuah jaringan kabel bawah laut raksasa yang akan menyatukan konektivitas Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
Pembangunan BNCS-2 ini merupakan wujud komitmen jangka panjang Biznet dalam membangun pemerataan akses digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital lintas pulau di Indonesia.
Ekstra Bandwidth Lewat Inovasi Aplikasi
Selain pembaruan di sisi infrastruktur keras (hardware), Biznet juga melakukan pendekatan personal melalui infrastruktur lunak (software).
Bagi pelanggan yang membutuhkan kecepatan ekstra di luar peningkatan 30% yang sudah diberikan, Biznet menghadirkan fitur Spin Wheel di dalam aplikasi MyBiznet. Melalui fitur interaktif ini, pelanggan berkesempatan memenangkan bonus bandwidth tambahan hingga 250 Mbps selama 7 hari setiap kali memutar roda pada tanggal 1, 11, dan 21 setiap bulannya.
Dengan kombinasi infrastruktur bawah laut yang tangguh, peningkatan bandwidth bawaan, serta inovasi layanan digital, Biznet menargetkan pengalaman internet yang "tenang, senang, dan menang" bagi seluruh pelanggannya di tahun 2026.