0
News
    Home AI Berita Cloud Data Center Featured Keamanan Digital Spesial

    Di Tengah Ledakan AI dan Cloud, Keamanan Data Center Jadi Kunci Kuasai Pasar - detik

    3 min read

     

    Di Tengah Ledakan AI dan Cloud, Keamanan Data Center Jadi Kunci Kuasai Pasar

    Agus Tri Haryanto - detikInet


    Data center ISC. Foto: ISC

    Jakarta -

    Lonjakan kebutuhan infrastruktur digital akibat pertumbuhan layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), fintech, dan transaksi digital mendorong operator data center memperkuat daya saingnya, tak hanya dari sisi kapasitas tetapi juga keamanan. Tak terkecuali yang dilakukan PT Indonesia Super Corridor (ISC).

    Pemain data center lokal ini baru saja mengantongi sertifikasi PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) untuk fasilitas Data Center Tier IV miliknya di ISC Tower, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi ISC untuk memperkuat posisi di pasar data center enterprise, khususnya pada segmen pelanggan dengan kebutuhan keamanan data tinggi seperti sektor finansial, sistem pembayaran, hingga e-commerce.

    PCI DSS merupakan standar keamanan global yang mengatur perlindungan data transaksi pembayaran, termasuk bagi organisasi yang menyimpan, memproses, maupun mentransmisikan data akun pembayaran.

    Founder ISC, Benyamin P. Naibaho, mengatakan penerapan standar tersebut penting karena layanan data center perusahaan bersinggungan langsung dengan data sensitif pelanggan.

    "Kami mematuhi dan memelihara seluruh persyaratan PCI DSS yang berlaku karena layanan yang kami berikan bersinggungan dengan data pemegang kartu pelanggan. Perlindungan data merupakan aspek esensial dalam tata kelola fasilitas kami," ujar Benyamin dikutip dari siaran pers yang diterima detikINET, Rabu (15/4/2026).

    Sertifikasi PCI DSS diperoleh setelah fasilitas ISC menjalani assessment oleh Qualified Security Assessor (QSA) berdasarkan standar dari PCI Security Standards Council.

    Langkah tersebut memperkuat kesiapan fasilitas data center ISC yang telah dibangun dengan spesifikasi kelas atas, termasuk kapasitas hingga 750 rak, pasokan daya 20 MW, serta Service Level Agreement (SLA) colocation 99,995%.

    Di tengah meningkatnya kebutuhan data center domestik, sertifikasi keamanan menjadi faktor pembeda yang semakin penting dalam persaingan industri, terutama untuk menggaet pelanggan enterprise yang memiliki tuntutan kepatuhan dan keamanan ketat.

    Penerapan PCI DSS juga dinilai relevan seiring makin banyak perusahaan di sektor finansial dan digital yang mencari mitra data center dengan standar keamanan setara global.

    ISC saat ini mengoperasikan tiga fasilitas data center di Indonesia, yakni dua di Jakarta dan satu di Denpasar. Perusahaan juga menyediakan layanan colocation berbasis AI dengan dukungan daya hingga 22 kW per rak, menyasar kebutuhan beban kerja komputasi tinggi.

    Dengan pasar data center nasional yang terus bertumbuh seiring ekspansi cloud provider, hyperscaler, dan kebutuhan AI, operator infrastruktur yang mampu menawarkan kombinasi kapasitas, uptime, dan keamanan diperkirakan akan menjadi pemain paling kompetitif dalam perebutan pasar beberapa tahun ke depan.


    Komentar
    Additional JS