Google: Gemini akan Jadi Otak Siri di iOS 27 - Liputan6
Google: Gemini akan Jadi Otak Siri di iOS 27
Dengan sokongan Gemini, Siri diharapkan mampu tampil lebih cerdas, kontekstual, dan personal bagi pengguna.
Liputan6.com, Jakarta - Teka-teki mengenai masa depan kecerdasan buatan (AI) pada ekosistem Apple akhirnya menemui titik terang. Google secara resmi mengonfirmasi kerja samanya dengan Apple untuk mengintegrasikan model AI Gemini ke dalam evolusi terbaru Apple Intelligence, termasuk Siri.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh CEO Google Cloud, Thomas Kurian, dalam ajang konferensi Cloud Next 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS).
Mengutip Engadget, Jumat (24/4/2026), langkah ini memperkuat kabar yang sempat beredar pada Januari 2026 mengenai upaya Apple mencari mitra eksternal untuk memperkuat kapabilitas AI mereka.
Dalam pidatonya, Kurian menyebut kolaborasi ini sebagai kemitraan monumental yang akan membawa kekuatan teknologi Google kepada pengguna di seluruh dunia.
"Kami bekerja sama dengan Apple sebagai penyedia layanan cloud pilihan mereka untuk mengembangkan generasi berikutnya dari Apple Foundation Models berbasis teknologi Gemini," ujar Kurian.
Integrasi teknologi Gemini ini diproyeksikan akan menjadi tulang punggung bagi fitur-fitur baru di Apple Intelligence, termasuk perombakan total asisten virtual Siri. Dengan sokongan model bahasa besar (LLM) milik Google, Siri diharapkan mampu tampil lebih cerdas, kontekstual, dan personal bagi pengguna.
Penantian Panjang
Pembaruan Siri sejatinya telah menjadi rumor hangat sejak tahun lalu. Namun, Apple dikabarkan sempat menghadapi kendala teknis terkait tingkat akurasi, yang memaksa perusahaan menunda peluncurannya dari jadwal semula pada musim semi ini.
Jika tidak ada hambatan lagi, fitur Siri yang telah diperbarui ini diperkirakan akan memulai debutnya bersamaan dengan peluncuran iOS 27 dan iPadOS 27 pada musim gugur mendatang.
Apple sendiri diprediksi akan memperkenalkan pratinjau perdana sistem operasi ini dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) pada Juni 2026.
Fokus pada Privasi dan Infrastruktur
Meski kerja sama ini sudah dipastikan, satu pertanyaan besar yang masih menggantung di kalangan pengamat teknologi adalah mengenai infrastruktur pemrosesan data.
Belum diketahui secara pasti apakah model Gemini ini akan berjalan sepenuhnya di server milik Google atau memanfaatkan sistem Private Cloud Compute milik Apple yang mengedepankan privasi.
Detail teknis mengenai integrasi ini diharapkan akan terungkap secara gamblang pada awal Juni 2026. Kemitraan ini menandai babak baru dalam persaingan AI global, di mana dua raksasa teknologi yang biasanya bersaing ketat kini memilih untuk berkolaborasi demi menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih mumpuni.