Harga RAM Naik! Ini Cara Merakit PC Gaming Tanpa Boncos - Viva
Jakarta, VIVA – Dunia PC gaming kembali menghadapi tantangan besar. Harga komponen seperti RAM dan SSD terus meroket, membuat banyak gamer harus berpikir ulang sebelum merakit PC impian mereka.
Namun, di tengah kondisi yang disebut banyak orang sebagai “RAMpocalypse”, merakit PC sendiri tetap menjadi pilihan menarik bagi gamer yang ingin performa optimal sekaligus fleksibilitas upgrade di masa depan.
PC Gaming Lenovo Legion C730.
- VIVA.co.id/Misrohatun Hasanah
Dalam panduan terbarunya, PC Gamer menegaskan bahwa membangun PC gaming masih sangat layak dilakukan, meskipun biaya tidak lagi sehemat dulu. Selain memberi pengalaman belajar yang mendalam, merakit PC sendiri juga memungkinkan pengguna menyesuaikan performa sesuai kebutuhan bermain game modern.
Untuk kelas budget, fokus utama adalah kompromi yang cerdas. Pengguna masih disarankan menggunakan RAM minimal 16 GB DDR5 dan SSD 1 TB agar sistem tetap responsif. Kartu grafis entry-level seperti RTX 5060 Ti disebut cukup untuk gaming 1080p dengan pengaturan yang masih nyaman, meski VRAM menjadi salah satu batasannya.
Naik ke kelas mid-range, inilah “sweet spot” bagi sebagian besar gamer. Dengan budget sekitar di bawah $2.000 atau sekitar Rp34 juta, konfigurasi seperti prosesor AMD Ryzen 7 7700X dan GPU RTX 5070 menjadi pilihan ideal.
Kombinasi ini mampu menjalankan game AAA modern dengan lancar di resolusi 1440p, bahkan mendekati performa tinggi untuk beberapa judul berat. Meski begitu, keterbatasan harga RAM membuat sebagian sistem masih bertahan di 16 GB, bukan 32 GB seperti idealnya.
Sementara itu, untuk kelas high-end, PC ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa tanpa kompromi. Sistem ini biasanya menggunakan GPU kelas atas dan CPU dengan jumlah core tinggi, dirancang untuk gaming 4K, streaming, hingga pekerjaan kreatif berat sekaligus.
Panduan ini juga menekankan pentingnya memahami setiap komponen utama dalam PC gaming. Prosesor menjadi “otak” sistem yang mengatur semua proses, sementara GPU adalah faktor paling penting dalam menentukan kualitas grafis dan FPS.
Selain itu, RAM minimal 16 GB kini dianggap standar baru, dan SSD menjadi keharusan karena kecepatan loading yang jauh lebih cepat dibanding hard disk tradisional. Motherboard, PSU, dan sistem pendingin juga tidak boleh diabaikan karena berpengaruh pada stabilitas dan umur perangkat.
Meski harga komponen sedang tidak stabil, PC Gamer menegaskan bahwa merakit PC tetap menjadi investasi jangka panjang yang layak dipertimbangkan. Dengan perencanaan yang tepat, gamer masih bisa mendapatkan sistem yang kuat tanpa harus membeli PC prebuilt dengan harga lebih tinggi.
Pada akhirnya, kunci utama adalah menyesuaikan kebutuhan dengan budget. Apakah untuk gaming 1080p sederhana, 1440p kompetitif, atau 4K ultra setting, semua bisa dicapai, asal memilih komponen dengan bijak.