Kaspersky Catat Lonjakan Ancaman Siber Game 86 Persen di Asia Tenggara - Halo Indonesia
Kaspersky Catat Lonjakan Ancaman Siber Game 86 Persen di Asia Tenggara
Wahyuna Sheza
Smallest Font
Largest Font
Laporan terbaru Kaspersky mengungkap jumlah ancaman siber terkait industri game di kawasan Asia Tenggara mengalami lonjakan tajam sebesar 86 persen pada semester kedua tahun 2025. Data yang dilansir dari Medcom ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode semester pertama tahun yang sama.
Vietnam menjadi negara dengan kenaikan ancaman paling drastis yang mencapai angka 202,5 persen. Posisi tersebut diikuti oleh Thailand dengan lonjakan sebesar 104,4 persen, sementara Singapura dan Malaysia mencatat kenaikan masing-masing 22,1 persen serta 21,3 persen.
Berbeda dengan tren regional, Indonesia justru mencatatkan penurunan jumlah deteksi ancaman sebesar 42,2 persen. Namun, para pakar keamanan siber tetap memperingatkan bahwa risiko serangan di Indonesia masih berada pada level tinggi dan tidak boleh diabaikan oleh pengguna.
Para penjahat siber diketahui memanfaatkan popularitas judul permainan seperti Roblox, Minecraft, dan Genshin Impact untuk menjebak korban. Di platform Minecraft, pelaku kerap menyisipkan malware atau aplikasi yang tidak diinginkan melalui penawaran modifikasi (mod) serta cheat palsu.
Sementara itu, skema penipuan di Roblox sering kali menjanjikan skin karakter langka melalui situs web palsu. Praktik ini bertujuan untuk mencuri kredensial pribadi serta informasi finansial milik pengguna yang terpancing oleh tawaran tersebut.
"Paling mengkhawatirkan adalah ancaman ini tidak hanya membahayakan gamer muda, tetapi juga keamanan siber lingkungan keluarga mereka," ujar Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel Asia Pasifik di Kaspersky.
Anak-anak yang menjadi target utama sering kali tidak sadar saat memberikan data sensitif milik orang tua mereka. Informasi seperti nomor kartu kredit atau alamat rumah yang bocor berisiko digunakan pelaku untuk pencurian finansial maupun serangan rekayasa sosial.
Guna memitigasi risiko, pengguna disarankan hanya menginstal aplikasi dari sumber resmi dan rutin memindai perangkat menggunakan perangkat lunak antivirus. Edukasi keamanan siber sejak dini bagi anak-anak serta penggunaan kata sandi yang unik menjadi langkah krusial dalam perlindungan data keluarga.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow