0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Google Jepang Spesial

    Akun Google Diblokir, Karya Komikus Asal Jepang Lenyap dalam Sekejap - Kompas

    6 min read

     

    Akun Google Diblokir, Karya Komikus Asal Jepang Lenyap dalam Sekejap


    KOMPAS.com - Komikus manga asal Jepang, Masahiro Itosugi, mengaku kehilangan seluruh arsip digital dan karya miliknya setelah akun Google yang digunakan sehari-hari diblokir oleh AI Google. 

    Kasus ini dibagikan langsung oleh Itosugi lewat unggahan di akun X (dulu Twitter) miliknya. Dalam posting tersebut, ia mengatakan akun Google-nya mendadak terkena suspend (penangguhan) saat mengunggah data manga lama ke Google Drive

    "Ketika saya mengunggah data manga lama ke Drive, muncul peringatan. Permintaan peninjuan ulang saya juga ditolak, dan akun saya akhirnya benar-benar diblokir," tulis Itosugi. 

    Karena akun tersebut ditangguhkan, Itosugi juga kehilangan akses ke berbagai layanan Google lain yang terhubung, mulai dari Gmail, YouTube, dan seluruh penyimpanan cloud miliknya.

    Senjata Rahasia China dalam Perang Supremasi AI dengan AS

    Baca juga: DuckDuckGo Mendadak Naik Daun setelah Pengumuman Google

    Menurut laporan, file yang diunggah Itosugi ke Drive sebenarnya draft manga pribadi miliknya. Namun, sistem moderasi AI Google diduga menandai file tersebut sebagai konten yang melanggar kebijakan platform secara otomatis. 

    Yang menjadi sorotan, penandaan itu terjadi tanpa peringatan yang jelas. Tak lama setelah file terdeteksi, akun Google miliknya langsung ditangguhkan. 

    Situasi tersebut membuat Itosugi harus kehilangan portfolio karya digital yang selama ini tersimpan di akun Google tersebut. 

    Baca juga: Kenapa Nomor WA Teman atau Kerabat yang Telah Meninggal Dunia Bisa Keluar Grup Sendiri?

    "Ini benar-benar merepotkan. Saya memakai akun Google itu untuk berbagai situs dan layanan," lanjut Itosugi. 

    Melalui unggahan tersebut, Itosugi juga sempat mengingatkan pengguna lain agar berhati-hati saat menyimpan file di layanan cloud manapun. 

    Moderasi AI Google disorot

    Kasus yang dialami Itosugi kembali memicu sorotan publik terhadap sistem moderasi otomatis berbasis AI yang digunakan Google di layanan cloud mereka. 

    Baca juga: Perusahaan Bimbel Online Bangkrut gara-gara ChatGPT

    Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pengguna lain juga dilaporkan pernah mengalami masalah serupa, mulai dari file yang mendadak dihapus hingga akun yang diblokir otomatis. 

    Pada 2024, misalnya, penulis novel romansa K. Renee dikabarkan kehilangan akses ke 10 draft novel yang masih dalam proses penulisan. Dengan total sekitar 220.000 kata, sistem di Google Drive tiba-tiba menghapus karya tersebut. 

    Alasan penghapusannya tidak dijelaskan secara rinci. Dugaan sementara mengarah pada sistem deteksi spam atau moderasi otomatis karena file tersebut dibagikan ke banyak pembaca awal dan beta reader

    Baca juga: Google Search Berubah Total, Utamakan AI di Hasil Pencarian

    Kasus lain terjadi pada akhir tahun 2025, ketika seorang pengembang aplikasi asal Yunani mengaku kehilangan seluruh isi drive digitalnya setelah AI Gemini 3 Pro menghapus data secara otomatis. 

    Kemudian, salah satu kasus paling kontroversial pernah terjadi pada tahun 2022. Saat itu, akun seorang ayah diblokir dari layanan Google setelah mengirim foto medis kondisi anak balitanya untuk keperluan pemeriksaan dokter. 

    Meski polisi sudah menyatakan bahwa sang ayah tidak bersalah, Google disebut tetap menolak memulihkan akun tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Cybernews. 

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    China Geram Tahu Rencana Jepang-Filipina Negosiasi Batas Maritim, Sebut Tindakan Ilegal

    Komentar
    Additional JS