Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Android Featured Gadget Smartphone Spesial Tips & Tricks

    3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet - suara

    5 min read

     

    Ilustrasi pengguna HP Android. [Google AI]

    Baca 10 detik

    • Pengguna HP Android juga dapat memantau kesehatan baterai.
    • Caranya bisa menggunakan fitur bawaan sistem, kode rahasia, maupun aplikasi pihak ketiga terpercaya.
    • Pengecekan rutin bertujuan menjaga performa perangkat tetap optimal serta mencegah kerusakan komponen baterai.

    Suara.com - Persoalan mengenai battery health atau kesehatan baterai selama ini identik dengan pengguna iPhone saja.

    Padahal, pengguna HP Android juga perlu memperhatikan kondisi baterai mereka agar performa perangkat tetap optimal dan tidak mendadak mati saat digunakan.

    Seiring perkembangan sistem operasi, kini pengguna robot hijau juga bisa memantau kondisi retensi daya baterai mereka dengan lebih mudah.

    Ada beberapa metode praktis yang bisa digunakan untuk memeriksa kondisi komponen penting ini.

    Cara Cek Battery Health di HP Android

    Berikut adalah tiga cara cek battery health di HP Android untuk menjaga performa perangkat tetap prima.

    1. Memanfaatkan Fitur Bawaan Sistem dan Menu Pengaturan

    Beberapa produsen HP Android kini telah menyediakan informasi kesehatan baterai secara langsung di dalam sistem operasi mereka.

    Pengguna perangkat terbaru dengan sistem operasi Android 16, seperti Google Pixel, dapat langsung masuk ke menu Pengaturan, lalu pilih Baterai, dan klik Kesehatan Baterai untuk melihat persentase kapasitasnya.

    Bagi pengguna Samsung, Anda bisa membuka aplikasi bawaan Samsung Members, lalu pilih menu Dukungan di bagian bawah, dan klik Diagnostik untuk memeriksa Status Baterai.

    Baca Juga: 5 HP dengan Baterai 6000 mAh Cuma Rp1 Jutaan, Awet Seharian Tanpa Khawatir Lowbat

    Jika Anda menggunakan merek lain seperti Xiaomi atau Oppo, menu serupa terkadang disematkan di dalam fitur Perawatan Perangkat atau Penghemat Baterai bawaan.

    2. Menggunakan Kode Rahasia Dial Pad

    Cara kedua yang bisa dicoba tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan adalah dengan memanfaatkan kode rahasia sistem Android.

    Anda cukup membuka aplikasi Telepon atau dialer pad, lalu ketikkan kode *#*#4636#*#* secara berurutan.

    Jika perangkat Anda mendukung kode ini, layar akan otomatis beralih ke menu pengujian tersembunyi yang memuat informasi perangkat.

    Pilih menu Battery Information atau Informasi Baterai untuk melihat status kesehatan, suhu, voltase, hingga teknologi baterai yang digunakan.

    3. Mengunduh Aplikasi Pihak Ketiga Terpercaya

    Jika kedua cara di atas tidak membuahkan hasil karena keterbatasan antarmuka bawaan vendor, menggunakan aplikasi pihak ketiga adalah solusi terbaik.

    Aplikasi populer seperti AccuBattery atau Battery Guru dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store untuk menghitung estimasi kapasitas aktual baterai.

    Aplikasi ini bekerja dengan cara memantau siklus pengisian daya dan penggunaan arus listrik secara langsung saat HP Android digunakan.

    Setelah melakukan beberapa kali pengisian daya dari persentase rendah hingga penuh, aplikasi ini akan menampilkan persentase battery health yang cukup akurat.

    Tips Menjaga Baterai HP Android agar Tetap Awet

    Mengetahui kondisi kesehatan baterai tentu tidak akan lengkap tanpa mengetahui cara merawatnya.

    Terapkan langkah-langkah berikut agar baterai HP Android Anda tidak cepat bocor:

    • Hindari Mengisi Daya hingga 100 Persen

    Idealnya, jagalah persentase baterai di kisaran 20 hingga 80 persen untuk mengurangi stres pada sel baterai litium-ion.

    Jangan biarkan baterai kosong total sampai nol persen karena bisa mempercepat keausan komponen internal.

    • Jauhkan dari Suhu Ekstrem

    Panas adalah musuh utama baterai ponsel. Hindari mengisi daya di atas kasur yang menahan panas atau meninggalkan HP di dalam mobil yang terjemur matahari langsung.

    • Gunakan Pengisi Daya Orisinal

    Selalu gunakan adaptor dan kabel charger bawaan atau produk pihak ketiga yang sudah memiliki sertifikasi resmi.

    Tegangan listrik yang tidak stabil dari charger tiruan berpotensi merusak sirkuit daya dan menurunkan kesehatan baterai secara drastis.

    Komentar
    Additional JS