Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Info9 Masjidil Haram Spesial

    Di Balik Azan Masjidil Haram yang Jernih, Ada Sistem Audio Canggih - detik

    3 min read

     

    Foto: Rachmatunnisa/detikcom

    Makkah -

    Di tengah jutaan jemaah yang memadati Masjidil Haram, ada satu hal yang nyaris luput dari perhatian, suara imam tetap terdengar jernih dari seluruh sudut masjid.

    Selama meliput musim haji di Masjidil Haram, detikINET hampir setiap hari salat di lokasi yang berbeda. Kadang mendapat tempat di dekat Ka'bah, di lain waktu harus bergeser ke rooftop, pelataran, koridor, bahkan hingga ke luar area pelataran karena padatnya jemaah. Namun sejauh apa pun berpindah, kualitas suara yang terdengar nyaris tidak berubah.

    Takbir terdengar hampir bersamaan, lantunan ayat Al-Qur'an tetap jelas tanpa gema yang saling bertabrakan. Bahkan ketika ribuan jemaah mulai bergerak seusai salat, suara dari pengeras tetap terdengar nyaman. Sulit menebak dari mana asal speakernya karena distribusinya terasa merata di seluruh area.

    Tentu, para imam Masjidil Haram dikenal memiliki bacaan Al-Qur'an yang indah dan artikulasi yang jelas. Namun agar lantunan tersebut tetap terdengar jernih hingga ke berbagai sudut masjid, ada sistem audio yang bekerja di baliknya.

    Hal itu bukan perkara mudah. Masjidil Haram merupakan kompleks masjid yang sangat luas dengan beberapa lantai, koridor panjang, area sa'i, pelataran terbuka, hingga kawasan mataf yang dipenuhi jemaah hampir sepanjang waktu. Saat musim haji, jutaan orang beribadah secara bersamaan sehingga distribusi suara harus dilakukan dengan presisi agar tidak menimbulkan jeda maupun gema.

    Masjidil Haram di Makkah, Aran Saudi memiliki sistem audio modern dengan lebih dari 260 speaker serta jaringan kabel dan fiber optik sepanjang lebih dari delapan kilometer yang bekerja secara sinkron.Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi memiliki sistem audio modern dengan lebih dari 260 speaker serta jaringan kabel dan fiber optik sepanjang lebih dari delapan kilometer yang bekerja secara sinkron. Foto: Saudi Press Agency

    Mengutip Saudi Press Agency (SPA), Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengoperasikan sistem audio modern untuk memastikan suara azan, salat berjemaah, dan khutbah Jumat terdengar jelas di seluruh kompleks masjid.

    Menurut SPA, pengembangan sistem audio ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam memanfaatkan teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas layanan bagi para tamu Allah.

    Sistem tersebut didukung lebih dari 260 speaker yang dipasang di koridor-koridor sekitar Masjidil Haram. Seluruhnya bekerja secara sinkron agar suara tersebar merata ke segala arah. Di baliknya terdapat infrastruktur berupa lebih dari delapan kilometer kabel dan jaringan fiber optik yang memungkinkan transmisi audio berlangsung dengan akurasi tinggi dan latensi sangat rendah.

    Sinkronisasi menjadi kunci utama. Dalam sistem audio berskala besar, selisih waktu beberapa milidetik saja dapat memunculkan efek gema (echo) yang membuat suara terdengar bertumpuk. Tantangan itu semakin besar karena sebagian area Masjidil Haram berada di ruang terbuka, sementara sebagian lainnya berada di dalam bangunan bertingkat dengan karakter akustik yang berbeda.

    Karena bekerja begitu mulus, keberadaan teknologi ini nyaris tidak disadari para jemaah. Namun memang itulah tujuan sebuah sistem audio yang baik, tidak menjadi pusat perhatian, melainkan memastikan pengalaman beribadah berlangsung tanpa hambatan.

    Bagi jutaan jemaah, yang paling membekas mungkin adalah merdunya lantunan ayat Al-Qur'an dari para imam Masjidil Haram. Namun di balik pengalaman yang terdengar begitu alami itu, ada ratusan speaker, jaringan fiber optik, dan sistem sinkronisasi yang bekerja senyap agar setiap ayat dapat didengar dengan jelas, di mana pun jemaah berada.

    (rns/rns)

    Komentar
    Additional JS