Saham SpaceX Bersiap Gabung Indeks Nasdaq-100, Catat Tanggalnya - metrotv
New York: SpaceX akan resmi masuk ke indeks Nasdaq-100 pada 7 Juli 2026 medatang. Langkah ini diperkirakan akan mendorong aliran dana pasif dalam jumlah besar seiring dengan penyesuaian portofolio oleh dana pelacak indeks.
Mengutip Investing.com, Minggu, 28 Juni 2026, operator bursa Nasdaq telah mengonfirmasi masuknya SpaceX ke indeks teknologi tersebut. Langkah itu membuka jalan bagi gelombang pembelian saham oleh investor institusional dan produk investasi berbasis indeks.
Masuknya SpaceX ke Nasdaq-100 terjadi setelah Nasdaq melonggarkan sejumlah aturan kelayakan indeks. Perubahan itu mencakup syarat profitabilitas, masa tunggu pasca-penawaran umum perdana saham (IPO), dan jumlah saham beredar di publik.
Pelonggaran aturan ini memberi ruang lebih besar bagi perusahaan yang baru melantai di bursa untuk lebih cepat masuk ke indeks utama. SpaceX sendiri baru memulai debutnya di Nasdaq pada 12 Juni 2026.

(Roket Spacex. Foto: Anadolu Agency)
Potensi arus dana pasif capai USD4,3 miliar
Masuknya SpaceX ke Nasdaq-100 membuat sejumlah dana indeks dan exchange traded fund (ETF) yang melacak indeks tersebut wajib menyesuaikan komposisi investasinya. Produk investasi seperti Invesco QQQ dan QQQM diperkirakan akan membeli saham SpaceX untuk mencerminkan perubahan indeks.
JPMorgan Chase memperkirakan langkah ini dapat menghasilkan arus dana pasif sekitar USD4,3 miliar. Angka tersebut dinilai berpotensi menjadi penopang tambahan bagi pergerakan saham SpaceX dalam jangka pendek.
Meski permintaan investor terhadap saham SpaceX dinilai kuat, sejumlah analis masih mencermati valuasinya. Kepala strategi pasar ekuitas Morningstar, Michael Field, menilai percepatan masuknya SpaceX ke Nasdaq-100 menunjukkan tingginya minat pasar. Namun, ia menilai valuasi perusahaan masih tergolong mahal.
SpaceX tercatat membukukan kerugian bersih sebesar USD4,9 miliar sepanjang tahun lalu, dengan kinerja keuangan yang beragam dalam tiga tahun terakhir.
Berbeda dengan Nasdaq, S&P Global menegaskan belum akan melonggarkan aturan kelayakan indeks untuk SpaceX. Artinya, perusahaan milik Elon Musk itu belum dapat dipertimbangkan masuk ke S&P 500 sebelum diperdagangkan secara publik setidaknya selama 12 bulan.
Kebijakan ini menunjukkan pendekatan yang lebih konservatif dibanding Nasdaq dalam menyaring emiten baru.