Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Anime Berita Featured Internet Keamanan Digital Kejahatan Digital Spesial Wallpaper

    Hati-hati! Wallpaper Anime Dipakai Sebarkan Malware Pencuri Data - deitk

    3 min read

     

    Hati-hati! Wallpaper Anime Dipakai Sebarkan Malware Pencuri Data

    Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin

    Jakarta -

    Penjahat siber terus memanfaatkan semua celah untuk menjalankan aksinya. Bahkan hal remeh seperti wallpaper juga dipakai sebagai senjata untuk menyebarkan malware berbahaya.

    Kaspersky menemukan malware yang menyamar sebagai wallpaper animasi untuk desktop. Wallpaper yang terinfeksi ini sudah diunduh ribuan kali dari Steam Workshop.

    Steam Workshop merupakan platform komunitas yang merupakan bagian dari aplikasi Steam untuk PC. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi konten custom seperti wallpaper, mod, skin, peta, dan konten tambahan lainnya untuk game dan aplikasi.

    Steam Workshop juga memungkinkan gamer menggunakan Wallpaper Engine, aplikasi kustomisasi desktop yang mendukung lebih dari sekedar wallpaper statis. Pengguna bisa memasang video, animasi interaktif, hingga aplikasi sebagai wallpaper.

    Di situlah akar masalahnya. Hacker menggunakan wallpaper aplikasi sebagai mekanisme untuk menyebarkan berbagai jenis malware, termasuk backdoor dan cryptojacker. Salah satunya adalah backdoor DarkKomet yang mencuri informasi akun dan membajak sesi Steam aktif.

    "Kami menemukan puluhan wallpaper aplikasi berbahaya ini beredar di Steam Workshop, dan masing-masing sudah diunduh ribuan - atau bahkan puluhan ribu - kali," kata Kaspersky dalam laporannya, seperti dikutip dari TechRadar, Minggu (21/6/2026).

    Kaspersky tidak menyebutkan jenis wallpaper yang paling banyak disusupi malware. Namun, screenshot yang mereka bagikan dalam laporannya didominasi oleh wallpaper gadis anime.

    Kaspersky temukan wallpaper aplikasi di Steam Workshop yang dipakai untuk sebarkan malwareKaspersky temukan wallpaper aplikasi di Steam Workshop yang dipakai untuk sebarkan malware Foto: Kaspersky

    Malware ini berhasil disusupkan dalam wallpaper menggunakan dua metode, yaitu dengan dibundel ke dalam paket wallpaper atau disembunyikan dalam arsip yang dilindungi password. Setelah diinstal, wallpaper berbasis aplikasi akan secara otomatis memicu muatan berbahaya di dalamnya.

    Penyebaran malware dengan metode ini sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Sebagian besar korbannya berasal dari China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, dan Kanada.

    Kaspersky baru mengungkap temuannya setelah Steam mengidentifikasi dan menghapus semua aplikasi wallpaper yang berbahaya. Namun, pengguna tetap harus berhati-hati karena hacker mungkin sudah mengunggah wallpaper berbahaya baru.

    (vmp/vmp)

    Komentar
    Additional JS