Pengguna ChatGPT Naik, tapi Pangsa Pasarnya Turun - Kompas
Pengguna ChatGPT Naik, tapi Pangsa Pasarnya Turun
KOMPAS.com - ChatGPT disebut masih menjadi chatbot kecerdasan buatan (AI) paling populer di dunia dengan lebih dari 1,1 miliar pengguna aktif bulanan. Jumlah ini naik dari 900 juta pada bulan Februari lalu.
Namun, di saat yang sama, dominasi chatbot besutan perusahaan teknologi OpenAI tersebut dilaporkan mulai terkikis.
Untuk pertama kalinya sejak diluncurkan pada akhir 2022, pangsa pasar ChatGPT turun hingga ke bawah 50 persen.
Berdasarkan laporan State of AI Report dari Sensor Tower yang dikutip outlet media TechCrunch, pangsa pasar ChatGPT tercatat berada di angka 46,4 persen pada Mei 2026.
Padahal hingga bulan Januari 2026, chatbot tersebut masih menguasai lebih dari separuh pasar chatbot AI global.
Baca juga: OpenAI dan Sam Altman Digugat, Dituding Gagal Cegah Risiko Fatal ChatGPT
Angka tersebut memang masih tergolong besar. Namun, posisi ChatGPT dinilai tidak lagi sedominan beberapa tahun lalu ketika chatbot ini menguasai hingga 100 persen pangsa pasar.
Meski demikian, turunnya pangsa pasar ini tidak menandakan bahwa jumlah pengguna ChatGPT berkurang. Sebaliknya, basis pengguna AI tersebut terus bertambah.
Seperti disinggung di atas, Sensor Tower mencatat ChatGPT kini memiliki lebih dari 1,1 miliar pengguna aktif bulanan. Capaian tersebut menjadikannya chatbot AI pertama yang berhasil menembus angka 1 miliar pengguna.
ChatGPT juga disebut sebagai layanan online dengan pertumbuhan tercepat yang pernah mencapai tonggak tersebut.
Sebagai perbandingan, Gemini AI saat ini memiliki sekitar 662 juta pengguna aktif bulanan. Sementara Claude, memiliki sekitar 245 juta pengguna aktif bulanan.
Gemini dan Claude mulai mengejar
Menurunnya pangsa pasar ChatGPT tidak lepas dari pertumbuhan sejumlah chatbot AI pesaing dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan laporan, Gemini milik Google kini menguasai sekitar 27,7 persen pangsa pasar chatbot AI global. Sementara Claude dari Anthropic berada di posisi berikutnya dengan pangsa pasar 10,3 persen.
Laporan yang sama memaparkan, momentum pertumbuhan Gemini sebagian besar didorong oleh integrasinya dengan ekosistem produk dan layanan Google yang lebih luas.
Sementara itu, Claude AI dinilai semakin dikenal sebagai chatbot AI yang banyak digunakan untuk kebutuhan produktivitas.
Sensor Tower menyebut, layanan besutan Anthropic itu juga mulai mendekati tingkat retensi pengguna (user retention) ChatGPT, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch.
Di sisi lain, laporan turut menemukan bahwa pengguna kini semakin sering berpindah-pindah antara satu chatbot ke chatbot lainnya.
Baca juga: Perlukah Bilang “Tolong” dan “Terima Kasih” ke ChatGPT? Ini Jawabannya
Dengan semakin banyanya pilihan AI di pasar, dominasi ChatGPT yang sebelumnya besar, mulai terpecah ke sejumlah model AI lain.
Bahkan, faktor di luar fitur juga disebut memengaruhi pilihan pengguna.
Sensor Tower mencatat, pengumuman kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS (DoD) pada Februari lalu sempat memicu peningkatan jumlah pengguna yang menghapus aplikasi ChatGPT.
OpenAI perluas monetisasi ChatGPT
Di tengah persaingan yang semakin ketat, perusahaan AI kini juga mulai berfokus pada monetisasi atau upaya menghasilkan pendapatan dari layanan mereka.
Salah satunya adalah OpenAI. Perusahaan ini diketahui mulai bereksperimen dengan iklan di ChatGPT sejak Februari 2026.
Berdasarkan laporan Sensor Tower, sekitar 17 persen pengguna harian ChatGPT telah menerima iklan pada Mei lalu.
Angka ini menjadi salah satu indikator yang patut diperhatikan seiring berkembangnya strategi monetisasi ChatGPT yang kini tidak hanya mengandalkan langganan berbayar.
Baca juga: ChatGPT dan Gemini Lolos Ujian Masuk Kampus Top Jepang, Nilainya Kalahkan Manusia
Sejauh ini, kategori pengiklan terbesar di ChatGPT berasal dari sektor perangkat lunak (software) dan belanja (shopping), disusul media dan hiburan serta makanan dan restoran.
Selain itu, ChatGPT juga dilaporkan semakin aktif mengarahkan pengguna ke situs belanja online melalui tautan (link) referensi. Beberapa peritel yang disebut menerima trafik dari ChatGPT antara lain, Target, Walmart, dan Costco.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang